Walau Pengusaha, Cawapres Sandiaga Punya Gen Politik dari Kakeknya

0
65
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Kenapa Sandiaga Salahudin Uno (Sandiaga) yang merupakan  pengusaha muda Indonesia yang cukup terkenal dan sukses itu mau terjun ke dunia politik dengan maju sebagai calon wakil presiden untuk pilpres 2019 mendampingi calon presiden Prabowo Subianto? Padahal  pemilik sejumlah perusahaan yang tergabung dalam Grup  Saratoga, Adaro Energy, dan Recapital Securities itu kekayaannya kira-kira mencapai Rp 4,3 triliun.

Memang, majunya Sandi menjadi pendamping Prabowo cukup mengejutkan jagat politik Tanah Air. Teka-teki di balik totalitas Sandiaga  terjun ke dunia politik mulai terungkap. Ternyata, terjunnya Sandi ke dunia politik tersebut adalah mewarisi gen politik dari sang kakek, Abdul Uno.

Pada mulanya, Sandiaga justru memilih meninggalkan bisnisnya dan hijrah ke dunia politik dengan masuk ke Partai Gerindra ketika kerajaan bisnisnya sedang maju dan berkembang dengan  pesat atau sedang moncer-moncernya. Dengan masuk ke partai yang didirikan oleh Prabowo Subianto itu pula, Sandiaga berjuang untuk mendapat kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta dan berhasil menjadi orang nomor dua di ibu kota.

Sebagai wakil gubernur ibu kota negara Indonesia yang dengan susah payah diraih itu pun akhirnya ditinggalkan. Sandi mengikuti gen politik yang diwarisinya dari sang kakek.

Sebagaimana diketahui bahwa kakek Sandiaga pernah berkecimpung di dunia politik pada zaman perjuangan kemerdekaan Indonesia. Pada sekitar  tahun 1945-1946, Abdul Uno membantu mendirikan Gerkindo. Saat itu, Indonesia masih negara yang sangat muda dan baru terbebas dari penjajahan Jepang.

“Ayah saya, Kakek Sandi, pernah mendirikan partai politik di Gorontalo. Namanya Gerkindo, Gerakan Kebangsaan Indonesia,” kata ayah Sandiga, Razif Halik Uno, Jumat (10/8/218).

“Jadi beliau (Abdul Uno) itu bikin partai politik yang akhirnya jadi Prai Nasional Indonesi (PNI), dan sekarang menjadi PNI Perjuangan,” ujar Henk Uno, sapaan akrab Razif Halik Uno.

Henk mengatakan bahwa tidak banyak orang yang mengetahui sejarah politik keluarga Uno karena Henk tidak mengikuti jejak ayahnya. Henk memilih menjadi pegawai perusahaan minyak PT Caltex di Provinsi Riau dan lebih dari satu dasawarsa bekerja di sana.

Gen politik Sandiaga akhirnya tampak kian jelas ketika dia maju sebagai calon wakil presiden, mendampingi Prabowo Subianto. Didukung oleh empat partai politik (Gerindra,PAN, PKS, dan Demokrat), Sandiaga resmi mendaftar ke KPU sebagai cawapres, pada Jumat (10/8/2018). Pendaftaran ini sekaligus menandakan totalitas Sandiaga dalam berpolitik.

Itulah sebabnya, Henk menambahkan bahwa DNA politik sudah ada padanya yang diturunkan dari kakeknya.

Namun, Abdul Uno tidak lama aktif di Gerkindo karena usianya sudah tua dan memilih pensiun lalu pindah ke Jakarta. Gerkindo kemudian menjadi salah satu unsur yang melebur ke Partai Nasionalis Indonesia (PNI).

Baca juga: Sandiaga Uno: Saya Masih Bertugas Jadi Wagub

Penulis : Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here