Selesai Tes Kesehatan, Jokowi Akan Rapat dengan Sembilan Sekjen Partai

0
135
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Setelah selesai melakukan pemeriksaan kesehatan, Presiden Joko Widodo atau yang kerap dipanggil dengan Jokowi akan mengikuti rapat bersama dengan Sekretaris Jenderal dari kesembilan partai koalisi Jokowi. Hal ini disampaikan oleh Abdul Kadir Karding yang merupakan Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Nanti sore, kami lanjut lagi. Kalau tidak ada halangan, kita akan rapat dengan Bapak Presiden”, terang Abdul ketika ditemui di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada hari Minggu, 12 Agustus 2018.

Abdul menjelaskan bahwa tempat pertemuan Jokowi dengan sembilan sekjen partai tersebut akan berlangsung di Posko Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat. Abdul juga menjelaskan, bahwa dalam rapat koordinas tersebut, Jokowi akan mengarahkan para sekjen partai politik perihal strategi dan langkah pemenangan dalam Pemilihan Presiden tahun 2019 mendatang.

Terkait dengan tim pemenangan pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin, ketika Abdul ditanya mengenai hal tersebut, ia mengatakan akan diputuskan hari Minggu sore atau malam.

“Saya kira, sore atau malam ini diputuskan (tim pemenangan)”, jelas Abdul.

Sebelumnya, Hasto Kristiyanto selaku Sekretaris Jenderal PDIP juga mengatakan bahwa rapat yang akan dilaksanakan oleh sembilan Sekjen tersebut adalah untuk membahas tahapan finalisasi dalam upaya memenangkan pasangan Jokowi – Ma’ruf pada Pemilihan Presiden 2019. Rapat mengenai tahapan finalisasi tersebut juga akan dibahas langsung bersama dengan Jokowi.

“Melakukan finalisasi tahapan penting dalam pemilihan. Nanti, akan dilakukan finalisasi termasuk juga dengan Jokowi”, terang Hasto ketika ditemui di RSPAD Gatot Soebroto.

Serangkaian Tes Kesehatan Jokowi dan Ma’ruf Amin

Serangkaian pemeriksaan kesehatan yang akan diikuti oleh bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden yang maju di Pemilihan Presiden 2019 nanti, tidak hanya memakan waktu yang singkat. Menurut Ikatan Doktor Indonesia atau IDI, pemeriksaan kesehatan bahkan dapat berlangsung antara sembilan sampai dengan 12 jam.

Pasalnya, pemeriksaan kesehatan tersebut meliputi berbagai hal sehingga pastinya memakan waktu yang lama. Astronias Bhakti Awusi selaku Ketua Tim Pemeriksaan Doktor, menyampaikan bahwa pemeriksaan kesehatan tidak hanya meliputi kesehatan fisik, melainkan juga dengan pemeriksaan kejiwaan.

“Riwayat penyakit keseluruhan, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan kejiwaan, langsung pemeriksaan jasmani”, terang Astronias ketika ditemui di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, pada hari Minggu, 12 Agustus 2018.

Pada kesempatan itu, Astronias melanjutkan, bahwa pemeriksaan jasmani yang diujikan pada bakal calon presiden dan wakil presiden meliputi pemeriksaan jantung dan pembuluh darah, penyakit dalam, penyakit paru, bedah urologi sampai dengan orthopedi.

Kemudian, pemeriksaan jasmani dilanjutkan dengan pemeriksaan hidung, telinga, dan tenggorokan. Astroinas menjelaskan, semua disiplin ilmu yang ada di dalam bidang kesehatan diujikan di pemeriksaan kesehatan tersebut.

“Ada juga, pemeriksan penunjang, pemeriksaan lab, radiologi dan sebagainya”, terang Astronias lebih lanjut.

Sementara itu, Ilham Oetama Marsis yang merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Doktor Indonesia atau PB IDI menjelaskan, bahwa tim pemeriksa kesehatan bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden merupakan tim gabungan antara RSPAD Gatot Soebroto dengan IDI.

Tim pemeriksa kesehatan tersebut terdiri dari berbagai dokter yang kompeten di bidang-bidang kesehatan yang diujikan, di antaranya dokter gigi spesialis, dokter spesialis, serta tenaga kesehatan lain. Terkait dengan pengumuman hasil pemeriksaan, menurut Ilham akan disampaikan kepada KPU RI, 2 hari setelah pemeriksaan.

“Hasil pemeriksaan sendiri, paling lambat harus disampaikan kepada KPU Rl, 2 hari setelah pemeriksaan”, jelas Ilham. (Gus Anto/Viwi Yusya/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here