Meski Kalah, Indonesia Bangga dengan Anthony Ginting

0
299
Foto : asiangames2018.id

Jakarta, namalonews.com – Pertandingan tunggal putra bulutangkis, antara wakil dari Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dan perwakilan dari China, Shi Yuqi.

Dalam pertandingan di babak final bulu tangkis putra Asian Games 2018, Rabu (22/8/2018), di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Anthony memasuki lapangan dengan lutut kanan dibebat taping. Dia menjadi yang pertama turun.

Anthony Ginting menang di gim pertama melawan Shi Yuqi dengan skor 21-14.

Di gim kedua, dia kehilangan dua poin di akhir pertandingan, Anthony pun kalah dramatis 21-23.

Di gim penentuan, gim ketiga. Anthony Ginting mengalami kram di kaki kiri. Padahal dia tengah dalam posisi unggul 16-15.

Anthony kemudian menepi dan meminta bantuan medis. Bukan lutut kiri yang bermasalah, tapi justru lutut kanan. Setelah dapat perawatan Anthony bangkit meski sulit berjalan. Dia menuju tengah lapangan tanpa bisa menekuk lutut kanannya.

“Ginting Hebat…Ginting Hebat…” terdengar dari penjuru Istora yang nyaris seluruh kursinya penuh terisi. Istora juga seperti bergetar dengan yel-yel “Ginting bisa.. Ginting bisa…”.

Beberapa kali dapat perawatan dan terlihat kepayahan, Anthony Ginting kesulitan meladeni lawannya. Setelah memaksakan diri terus berada di lapangan, dia akhirnya menyerah . . Anthony mengalami cedera saat di gim ketiga dan ia pun harus keluar lapangan. Anthony menjalani perawatan di ruang medis.

Anthony gagal menuntaskan permainan saat berhadapan dengan pemain China, Shi Yuqi, di final beregu putra bulutangkis Asian Games 2018.

Perjuangan mati-matian Anthony Ginting dapat banyak apresiasi dari netizen. Meski gagal memberi poin, Anthony Ginting merebut hati suporter Indonesia dengan perjuangan pantang menyerah yang dia pertunjukkan.

Selain untuk anthony Ginting, netizen juga memberikan apresiasi pada Shi Yuqi. Dia sama sekali tidak melakukan protes meski Anthony Ginting berulang kali meminta time out.

Di akhir pertandingan, saat Anthony Ginting akhirnya menyerah dengan kondisinya, Shi Yuqi menghampiri dan menjabat tangan lawannya itu.

“Kondisi (Anthony) sekarang sudah cukup oke, sudah bisa jalan lagi, dan makan enak. Kami akan terus lakukan pemulihan untuk kondisi Anthony, karena pada hari Jumat dia bakal main lagi,” kata Budiharto dalam konferensi persnya.

“Kalau dibilang parah, ya, memang parah. Kramnya sudah kronis karena ditambah dehidrasi juga. Jadi tarikan ototnya sangat kuat dari ujung jari sampai paha dan yang paling keras itu di betis,” sambungnya.

“Anthony tetap memaksakan, padahal sudah merasakan di pertengahan. Dia sudah mati-matian, namun akhirnya tidak bisa melanjutkan,” ungkap Budiharto.

Anthony bakal kembali tampil di nomor perorangan pada Jumat (24/8/2018). Dia berhadapan dengan lawan dari Iran, Mehran Shahbazi, di babak 32 besar.

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here