Jutaan Ikan Keramba di Danau Toba Mati Mendadak

0
330
Foto : tribunnews.com

Jakarta, namalonews.com – Ada fenomena tidak biasa terjadi di Danau Toba,Sumatera Utara. Jutaan ikan yang dipelihara di keramba jaring apung mendadak mati. Hal tersebut diketahui sejak Rabu, 22 Agustus 2018 lalu.

Bangkai-bangkai ikan terlihat memenuhi ratusan jaring keramba yang dipasang di perairan Danau Toba. Tidak hanya ikan yang diternak di dalam keramba saja yang mati, tapi juga ikan-ikan yang hidup langsung dalam danau vulkanik purba tersebut.

“Kalau dilihat dari seluruh jumlah sekitar 140 keramba. Jenis ikan mujair dan ikan mas dengan ukuran yang memang sudah siap panen,” kata Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perikanan, Kabupaten Samosir, Jhunellis Boru Sinaga kepada wartawan, Kamis (23/08/2018).

Jhunellis menjelaskan, jumlah kematian massal ikan di perairan Danau Toba ditaksir mencapai 180 ton. Dari hasil penelitian yang dilakukan, penyebab kematian hewan air  itu bukan karena virus atau pencemaran lingkungan.

Dugaan sementara ada perubahan suhu dari dasar perairan ke permukaan, sehingga ikan tidak maksimal untuk mendapatkan oksigen. Untuk itu, akan dilakukan penelitian keseluruhan oleh pihak terkait untuk hal tersebut.

Menurut Jhunellis, kotoran yang terdapat di dasar atau limbah naik ke permukaan. Limbah yang dimaksud adalah sampah rumah tangga, hotel, dan pestisida.

“Sejauh ini, kami dari Dinas Pertanian mengimbau kepada para pelaku usaha perikanan, terutama yang mengalami musibah karena kematian ikan, sementara jaring-jaring itu dijemur kembali,” tutur Jhunellis.

Akibat musibah ini, para peternak ikan keramba mengalami kerugian besar. Kerugian ditaksir sampai dengan Rp4 miliar, karena ikan yang mati tersebut merupakan milik 21 orang peternak.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here