Provokator di Arena Paralayang Dideportasi ke Negara Asal

0
55
Foto : WinNetNews.com

Jakarta, namalonews.com – Seorang warga Taiwan yang diketahui bernama Elsa May mengganggu jalannya kompetisi nomor akurasi paralayang putra Asian Games 2018, di Gunung Mas, Jawa Barat. Karena sikapnya yang provokatif wanita ini kemudian dideportasi pihak Imigrasi Indonesia.

Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Agung Sampurno mengungkapkan dari hasil penyelidikan terhadap Elsa, ditemukan cukup bukti dan saksi bahwa dia mengganggu jalannya pertandingan paralayang.

Antara lain memprovokasi seluruh peserta untuk tidak menerima keputusan juri dan memasuki tenda-tenda atlet negara lain yang dilarang. Selain itu Elsa juga melawan petugas yang menjaga kompetisi.

Oleh karena itu Elsa pun dideportasi dengan pesawat China Airline, CI 762 dari Soekarno Hatta Airport pukul 12.30 menuju Taipei.

”Poinnya, yang bersangkutan mengganggu ketertiban umum. Dalam undang-undang keimigrasian orang asing yang mengganggu ketertiban umum dan mengancam kepentingan nasional imigrasi bisa menggunakan kewenangannya untuk mendeportasi,” ujar Agung Rabu (22/8/2018).

Diketahui Elsa bisa leluasa memasuki tenda-tenda atlet dan juga arena pertandingan karena wanita ini menggunakan identitas panitia Asian Games milik orang lain.

Dengan identitas palsu tersebut dia bisa masuk ke pertemuan technical meeting pada 18 Agustus lalu. Padahal dia bukan atlet, official, ataupun perangkat lomba.

Dari hasil penelusuran petugas imigrasi Elsa adalah anggota federasi paralayang Cina Taipei. Tetapi tidak diikutsertakan dalam Asian Games. Dia ke Indonesia dengan biaya sendiri.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here