Jenderal Bintang Empat Ini Jadi Kekuatan Jokowi dan Prabowo

0
428
Foto;ist

Jakarta, namalonews.com – Pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan berlangsung sengit di Pilpres 2019 mendatang. Kedua pasangan sama-sama memiliki pendukung dari berlatar belakang militer.

Ada beberapa jenderal bintang empat yang telah purnawirawan masuk ke dalam kedua kubu. Jenderal-jenderal tersebut akan jadi kekuatan bagi Jokowi dan Prabowo dalam Pilpres 2019. Berikut nama-nama mantan jenderal yang jadi kekuatan Jokowi dan Prabowo.

Susilo Bambang Yudhoyono

Jenderal dengan segudang pengalaman dan sempat menjadi Presiden Indonesia ke-6 ini pernah dua kali memenangkan Pilpres. Hal ini akan menjadi poin tersendiri di kubu Prabowo. Pada Pilpres 2019, Partai Demokrat mendukung Prabowo-Sandi secara resmi. Prabowo sendiri sudah meminta SBY menjadi mentornya di Pilpres 2019.

Di dunia militer, SBY mempunyai prestasi yang luar biasa. Lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia pada tahun 1973 ini menyabet penghargaan Adhi Makayasa sebagai murid lulusan terbaik. Tak hanya itu, Tri Sakti Wiratama yang adalah prestasi tertinggi gabungan mental, fisik, dan kecerdasan intelektual.

Periode 1974-1976, SBY memulai karier di Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad. SBY belajar di Airbone and Ranger Course (Fort Benning) Amerika Serikat, US Army Rangers, American Language Course (Lackland-Texas), serta Airborne School di tahun 1976.

KSAL Laksamana (Purn) Marsetio

Bintang empat dari angkatan laut ini diketahui masuk ke dalam tim pemenangan Jokowi. Marsetio dipercaya sebagai Dewan Pengarah tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf. Prestasi Marsetio di dunia militer cukup banyak. Marsetio menjabat Kepala Staf Angkatan Laut pada 17 Desember 2012 hingga 31 Desember 2014. Marsetio juga adalah lulusan terbaik AAL Bumimoro, Surabaya, pada tahun 1981.

Moeldoko

Dalam kubu Jokowi ada mantan Panglima TNI, Jenderal Moeldoko. Moeldoko ditunjuk sebagai Wakil Ketua Tim Nasional Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin. Masuknya Moeldoko dipercaya bisa memberi dampak positif untuk pemenangan Jokowi-Ma’ruf.

Moeldoko merupakan tokoh militer Indonesia yang kini menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Indonesia semenjak 17 Januari 2018. Dirinya pernah menjabat sebagai Panglima TNI sejak 30 Agustus 2013 sampai 8 Juli 2015. Ia juga sempat menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat sejak 20 Mei 2013 sampai 30 Agustus 2013.

Luhut Binsar Pandjaitan

Di barisan Jokowi juga ada Luhut Binsar Panjaitan. Ia merupakan lulusan terbaik dari Akademi Militer Nasional angkatan tahun 1970. Luhut masuk AKABRI pada tahun 1967 bagian Darat. Selang 3 tahun kemudian, Luhut Binsar Panjaitan pun mendapatkan predikat sebagai Lulusan Terbaik pada tahun 1970. Dengan begitu, ia mendapatkan penghargaan Adhi Makayasa.

Luhut juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia semenjak 31 Desember 2014 sampai 2 September 2015. Presiden Joko Widodo pernah menunjuk Luhut menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada 12 Agustus 2015 menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno.

Luhut diangkat menjadi Menteri Koordinator Kemaritiman dalam reshuffle Kabinet Kerja Jilid II pada 27 Juli 2016 menggantikan Rizal Ramli. Meski tak masuk dalam tim pemenangan kampanye, banyak orang menyebut Luhut ialah orang dekat Jokowi. Dalam berbagai kesempatan, Luhut paling vokal apabila ada yang mengusik pemerintahan Jokowi.

Djoko Santoso

Di kubu Prabowo ada Djoko Santoso. Mantan Panglima TNI ini akan menjadi ketua tim pemenangan kampanye Prabowo-Sandi. Usai pensiun dari dunia militer, Djoko terjun ke dunia politik. Kini Djoko merupakan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

Panglima TNI pada 28 Desember 2007 sampai 28 September 2010 ini sebelumnya sempat menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat dari 18 Februari 2005 sampai 28 Desember 2007. Kini Djoko menjabat Waassospol Kaster TNI (1998), Kasdam IV/Diponegoro (2000), Pangdivif 2/Kostrad (2001), berawal dengan jabatan sebagai Komandan Peleton 1 Kompi Senapan A Yonif 121/Macan Kumbang. (Gus Anto/Viwi Yusya/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here