Kemelut Dalam Rumah Tangga Yama Carlos dan Afrita Dwi Putri

0
214
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Saat ini pernikahan aktor Yama Carlos bersama istrinya Dwi Putri sedang memanas. Bahkan sampai-sampai Yama carlos dan juga orang tuanya membawa anaknya dari rumah.

Untuk yang kedua kalinya, pernikahan yang sudah terbangun sejak juni 2016 lalu ini sekarang berada di ambang perceraian. Jika kita sedikit menoleh ke belakang, di tahun 2017 yang lalu, pasangan yang berbeda profesi ini hampir saja memutuskan bubar jalan hanya beberapa bulan setelah anak pertama mereka lahir.

Untungnya mediasi yang telah dilakukan dapat berjalan dengan mulus. Kemudian keduanya memilih untuk rujuk.

Akan tetapi, masa damai di pernikahan mereka tak berusia panjang. Pada Senin (20/8), melalui sebuah unggahan di akun Instagram-nya, Arfita kembali menguak ‘cacat’ rumah tangga yang dijalaninya dengan sang aktor tersebut.

Sambil memajang foto sang buah hati, Marco Armanda Blessio Carlos, perempuan yang profesinya sebagai pramugari ini menceritakan jika suami dan mertua telah menyembunyikan putra semata wayangnya sebagai ‘alat jamin’.

Saat dirinya mendapati Marco tak ada di rumah ketika sepulang bekerja, Arfita mengaku bahwa hatinya hancur. Bahkan, karena kejadian ini, ia mengaku hampir gila. Tak bisa lagi menoleransi, Arfita menyebut, ia akan membawa permasalahan ini ke Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak.

Saat dikonfirmasi ke pengacara Arfita, Henry Indraguna, maka kejadian ini bermula, lantaran pertengkaran kembali terjadi di rumah tangga kliennya, di mana sampai menimbulkan niatan Afrita untuk melayangkan gugatan cerai.

“Jadi, tadi pagi Afrita hubungin saya, menceritakan tentang kondisi rumah tangganya. Intinya, mereka (Yama dan Afrita) bertengkar. Dia (Afrita) masih emosi, minta daftar gugatan perceraian terus mau diajuin juga hak asuh anak. Minta lapor ke KPAI, Komnas Anak. Terus dia minta mau laporkan ke polisi juga,” ucap Henry ketika dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Senin kemarin.

Merasa dirinya tersudutkan karena dianggap telah memisahkan ibu dengan anak, Yama pun angkat bicara. “Kami bukan untuk memisahkan Marco dan ibunya, tidak ada pernah niatan buat memisahkan. Tapi, saya harus mengamankan Marco,” ucap Yama saat menggelar konferensi pers di daerah Ciputat, Tangerang Selatan, Selasa (21/8).

“Saya harus ambil tindakan tegas ini, saya amankan dulu anak ini supaya dia sadar, dia menjadi ibu yang lebih baik. Dia sudah sadar, ayo kita ketemu. Kita berjanji lagi, kita satu lagi,” sambung lelaki 37 tahun tersebut.

Diakui Yama, dalam dua tahun usia pernikahannya dengan Afrita memang sering terjadi perbedaan pandangan yang berujung pada pertengkaran. Setelah adanya mediasi pada Agustus 2017 lalu, setidaknya ada dua tindakan Afrita yang memaksa Yama akhirnya ‘mengamankan’ anaknya.

“Benar, dua kali (mengamankan anak). Yang pertama, kejadian ini dia pergi tanpa pamit sampai jam 4 malam (dini hari) dalam keadaan tidak normal. Saya ada rekaman videonya. Cuma untuk saat ini, saya tidak akan membeberkan di sini,” tuturnya.

Kemarahan Yama memuncak lantaran sang istri acap kali bersikap emosional. Bahkan, menurut pemain film Rectoverso itu, Afrita kerap memaki, melecehkan, sampai mengumpat yang tak hanya ditujukan pada Yama, namun keluarganya.

“Puncaknya ya saat kejadian dia maki-maki saya dan keluarga saya. Itu pun sebelum hari Minggu (19/8). Saya tindak tegas ketika saya dikatakan anj*ng, f*ck you, saya dibilang, ‘Sana kamu cari perempuan lain karena saya sudah ada yang lain’. Pantas nggak itu?” tegas Yama Carlos perihal konflik dengan Arfita Dwi Putri. (Gus Anto/Viwi Yusya/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here