Maliq and D’Essentials di Panggung Asian Festival Zona Atung

0
327
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Gelaran Asian Games 2018 disamping mempertandingkan atlet papan, juga jadi ajang pertunjukkan budaya negara penyelenggara. Salah satunya, lewat kehebohan Asian Festival.

Agar para penonton yang hadir dalam Asian Festival menjadi heboh dan bersemangat, Panitia Pelaksana Asian Games 2018 Rabu (22/8) malam tadi, menyiapkan Maliq and D’Essentials di Zona Atung. Mereka bermain pukul 21.00 WIB.

Di panggung Asian Festival Zona Atung semalam, banyak band atau penyanyi yang didaulat menjadi penampil. Disamping ada Mocca, Rendy Pandugo juga ada Maliq and D’Essentials yang kebagian menyapa penggemarnya.

Memang dalam Asian Games 2018 ini bukan hanya menyelenggarakan berbagai macam pertandingan olahraga saja. Akan tetapi juga memberikan bermacam hiburan yang bisa dinikmati di sela pertandingan yang digelar. Satu diantaranya adalah penampilan penyanyi atau grup musik.

Beberapa lagu andalan mereka persembahkan untuk penggemar di sela pertandingan Timnas Bulutangkis Indonesia melawan China.

Tak lupa mereka meneriakkan semangat kepada penonton yang datang untuk memberikan dukungan terhadap para pejuang olahraga di laga final tersebut.

“Yang nonton Maliq jangan ada yang galau. Pengen semuanya joget bareng ama kita. Ayo berdansa,” kata Angga di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (22/8/2018).

“Mohon dukungannya untuk seluruh kontingen Indonesia, khususnya bulutangkis. Semoga bisa menang dan mendapatkan emas,” kata Angga sang vokalis di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (22/8/2018).

Penampilan Maliq memang berbarengan dengan laga final bulu tangkis tersebut. Sesekali Angga menyapa supporter bulutangkis yang masuk secara gratis tersebut dan melihat layar yang ada di booth Emtek.

Setapak Sriwedari juga sukses menjadi lagu yang membuat penonton berjoget dan bernyanyi bersama. Tak mau berhenti memberikan suntikan semangat, Maliq and D’Essentials melanjutkan dengan lagu lain yang sama-sama bertempo cepat.

“Kasih semangat lagi. Jangan ada yang diam ya, semuanya joget,” lanjut Angga sebelum menggelontorkan tembang Aurora.

Usai menawarkan lagu yang berirama cepat, grup musik ini juga menawarkan suguhan lain. “Tepuk tangan dong semuanya. Tadi dari awal udah lompat-lompat. Ini cukup baru dari Maliq. Mungkin udah ada yang hafal liriknya,” ucap Indah langsung membawakan Bagaimana Kutahu.

Penampilan Maliq and D’Essentials ditutup dengan lagu paling digandrungi dari mereka. Diantaranya adalah Himalaya, Pilihanku, dan Dia. Dua lagu terakhir membuat penonton Nobar Final Bulutangkis Indonesia-China yang didukung Indosiar dan Emtek Grup tersebut sangat antusias.

Sebagaimana diketahui, gelaran nonton bareng dengan layar besar dilakukan karena banyak masyarakat yang tidak kebagian tiket final. Alhasil, penyelenggara pun menyediakan layar besar di panggung Asian Festival. Siaran ini didukung oleh Indosiar, sementara booth Emtek menyediakan 2 layar televisi.

Tujuan Asian Festival diselenggarakan adalah menjadi titik poin bertemunya suporter, para atlet, juga masyarakat umum untuk menikmati semua kegiatan yang disediakan.

Penonton demikian antusias melihat karena perjuangan pebulutangkis Indonesia, khususnya Anthony Ginting yang harus mati-matian menahan cedera pada kaki kirinya. Mereka meneriakkan yel-yel dan sekaligus menahan haru.

“Gimana supporter badminton? Semangat menang ya pasti. Tadi Anthony Ginting dalam keadaan cedera, tetap berjuang. Ini lagu judulnya untitled. Meski ini lagunya santai, tapi sebagai bentuk dukungan kepada tim Indonesia yang sedang bertanding,” tuturnya.

Terakhir, Angga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengapresiasi perjuangan atlet Indonesia di Asian Games 2018. “Terimakasih untuk semuanya. Tepuk tangan sekali lagi untuk Indonesia. Apapun yang terjadi kita tetap dukung tim Indonesia yang sedang bertanding,” tandas vokalis Maliq & D’essentials. (Gus Anto/Viwi Yusya/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here