Tugas Agus Gumiwang Semakin Berat Setelah Menjadi Menteri Sosial

0
185
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Politikus Partai Golkar yang bernama Agus Gumiwang Kartasasmita saat ini telah resmi menjabat sebagai menteri sosial.

Dirinya menggantikan Idrus Marham yang telah mengundurkan diri sebab telah ditetapkan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jabatan baru yang dimiliki melalui prosesi pelantikan tersebut dipimpin langsung Presiden Joko Widodo, kemarin pada hari Jumat (24/8/2018) pukul 15.20 WIB di Istana Negara, Jakarta.

Dalam acara pelantikan itu juga dihadiri Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri ESDM Ignasius Jonan.

Selain itu Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto juga turut hadir dalam pelantikan ini.

Untuk keputusan Presiden tersebut sudah mulai berlaku sejak pada saat pelantikan dan ditetapkan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada 24 Agustus 2018 kemarin.

Sesudah itu, Agus juga turut mengucapkan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi. Selama prosesi pengucapan sumpah jabatan itu, Agus juga didampingi rohaniwan yang menumpangkan Al Quran di atas kepala Agus Gumiwang.

Proses pelantikan politisi Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita menjadi Menteri Sosial RI tersebut yang menggantikan Idrus Marham, juga mendapatkan sambutan yang baik oleh para koleganya dalam partai tersebut.

Ace Hasan Syadzily selaku Ketua DPP Golkar bidang Media dan Penggalangan Opini juga mengungkapkan ucapan selamat kepada Agus yang saat ini sudah dinyatakan resmi menjadi Menteri usai dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, pada Jumat sore kemarin.

Ace memberikan ucapan selamat kepada Agus “Selamat untuk Pak Agus Gumiwang Kartasasmita yang telah dilantik sebagai Menteri Sosial RI menggantikan Pak Idrus Marham,” Jumat kemarin.

Menurut Ace, tidak mudah jika seseorang itu menjabat sebagai seorang Menteri Sosial. Oleh sebab itu, ia pun menitipkan pesannya kepada pengganti Idrus itu.

“Tugas Pak Agus sangat berat di Kementerian Sosial,” jelas Ace.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI itu juga menyebutkan jika Agus sebaiknya bekerja keras pada sisa masa bakti Menteri Sosial di zaman pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (JK).

Hal tersebut tujuannya untuk mewujudkan Nawacita Jokowi, termasuk juga di dalam permasalahan kemiskinan.

Ace juga mengatakan jika “Sebagai Kementerian yang bertanggungjawab untuk masalah sosial dalam mewujudkan nawacita kepemimpinan Pak Jokowi, terutama pengentasan kemiskinan, (Pak Agus) dituntut untuk kerja keras.

Tak hanya itu saja, Ace juga menjelaskan, tugas Agus akan menjadi lebih bertambah, sebab sekarang ini Indonesia tengah dilanda bencana alam pada berbagai daerah.

“Apalagi sekarang di beberapa tempat di Indonesia ada masalah bencana alam,” kata Ace saat itu.

Dirinya juga memuji sikap berjiwa besar yang telah ditunjukkan Idrus Marham yang rela untuk meninggalkan jabatan sebagai Menteri Sosial dan kepengurusan partai Golkar, sebab dirinya yang telah fokus pada masalah hukum yang sedang dihadapi.

Walaupun, sekarang Idrus sedang menghadapi proses hukum, kata Ace, akan tetapi dirinya menganggap koleganya itu sudah berhasil menunjukkan sikap seperti halnya  seorang ksatria.

“Beliau menunjukkan (sikap) seorang ksatria,” tegas Ace.

Telah diketahui, memang Idrus memang mengatakan jika dia telah menerima surat penyidikan terhadap dirinya dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengenai kasus dugaan suap proyek PLTU-1 yang melibatkan dua tersangka lainnya, Eni Maulana Saragih serta Johannes B Kotjo.

Dirinya pun juga sudah menemui Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) untuk mengungkapkan keputusannya mundur dari posisi menteri.

Kemudian, Idrus juga melakukan serah terima jabatan bersama penggantinya yang juga termasuk kader Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita, saat berada di Kantor Kementerian Sosial RI, Salemba, Jakarta Pusat. (Rico/Gus Anto/Viwi Yuysa/Thoriq/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here