Incar Tokoh Muda, Najwa dan Erick Jadi Kandidat Ketua Timses Jokowi

0
252
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Sampai saat ini, jabatan ketua tim sukses (timses) pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 mendatang masih belum terungkap. Hanya saja, Jokowi disebut-sebut incar tokoh muda untuk mengisi posisi penting tersebut.

Dikatakan salah satu sumber, sebagai calon incumbent, Jokowi sedang melirik tokoh dengan usia yang tidak lebih dari 48 tahun. Siapa tokoh itu, masih ditutup rapat.

Sekjen Perindo dan Wakil Sekretaris TKN Ahmad Rofiq mengatakan bahwa posisi ketua timses dalam koalisi Jokowi pada dasarnya bukanlah menjadi hal yang krusial. Hal itu karena Rofiq menganggap koalisi Jokowi kini sudah solid bekerja walau belum ada ketua timses.

Saat berada di Kantor DPP Perindo, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/8), Rofiq mengatakan bahwa ketua kampanye tersebut adalah hal yang kecil karena akan menjadi diikutsertakan sesuatu yang formal saja. Hanya saja, Koalisi Indonesia Kerja pada prinsipnya sudah bekerja untuk pemenangan.

Sekjen Perindo Rofiq pernah menyinggung mengenai Jokowi sebelumnya yang mempertimbangkan ketua tim kampanye nasional (TKN) dalam Pilpres 2019 dari tokoh kalangan muda. Adapun kedua nama yang masuk bursa tersebut ialah Najwa Shihab dan Erick Thohir.

“Salah satunya itu. Dua nama itu (Najwa dan Erick) yang coba diperbincangkan,” kata Rofiq.

Rofiq menjelaskan bahwa Jokowi sangat tertarik untuk mencari figur muda sebagai kandidat ketua timses. Menurut Rofiq, figur muda tersebut harus berprestasi serta merepresentasikan kalangan milenial.

“Karena milenial ini kan cukup besar sekali,” kata Rofiq.

Rofiq juga menambahkan bahwa dengan kekuatan tim Jokowi, harus diberi kepercayaan diri sehingga lebih banyak berkarya untuk kepentingan milenial.

Meski begitu, mantan ketua umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) tersebut menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai nama ketua tim sukses akan diputuskan oleh Jokowi. Sementara partai koalisi pengusung masih sebatas membicarakannya secara internal.

“Koalisi itu kan sifatnya hanya menjaring aspirasi saja. Bahwa apa yang telah dilihat nama-nama itu kan kembali ke Pak Jokowi,” kata Rofiq.

Menurut Rofiq, pengumuman posisi ketua timses akan dilakukan setelah gelaran Asian Games. Akan tetapi, belum dipastikan tanggalnya.

Sebagai incumbent, Rofiq mengatakan bahwa Jokowi harus mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Terlebih, selain masih adanya gelaran Asian Games, bencana alam yang terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB) juga belum terselesaikan.

Rofiq mengatakan bahwa Jokowi harus memberikan skala yang lebih besar atau prioritas bagi bangsa ini. Dikarenakan Asian Games masih berlangsung hingga saat ini dan adanya bencana alam yang melanda NTB yang belum jua selesai, tentu menjadi perhatian Jokowi untuk lebih menitik beratkan pada persoalan bangsa yang lebih besar.

Masih mengenai ketua tim sukses Jokowi di Pilpres 2019, nama mantan Panglima TNI Gator Nurmantyo disebut-sebut tidak pernah dibahas untuk menduduki posisi ketua timses tersebut.

Rofiq mengatakan bahwa dirinya hingga kini tidak melihat Gatot, apakah nantinya akan menjadi bagian tim atau tidak. Namun dalam hal terkait koalisi, nama Gatot tak pernah ada dalam pembahasan.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) juga mengatakan bahwa tak pernah ada ajakan kepada Gatot guna menjadi ketua timses. Kemarin JK dan Gatot memang diketahui bertemu di arena Asian Games. Namun diungkapkan JK saat berada di Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang, Minggu (26/8) bahwa Gatot karate. Dalam momen tersebut, JK hanya berperan sebagai tuan rumahnya. Tidak ada pembicaraan mengajak jadi timses. (Rico/Gus Anto/Viwi Yusya/Thoriq/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here