Jack Ma Akan Hadiri Ceremony Closing Asian Games 2018

0
202
Foto : Recode

Jakarta, namalonews.com – Executive Chairman Alibaba Group, Jack Ma dipastikan akan menghadiri Ceremony Closing Asian games 2018 yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (02/08/2018).

Kehadiran Jack Ma tersebut merupakan bentuk apresiasi Alibaba Group atas pelaksanaan Asian Games 2018. Selain itu juga menjadi bentuk dukungan untuk Asian Games 2022 yang akan berlangsung di Hangzhou, Cina.

Sayangnya pihak juru bicara Alibaba tidak mengungkap agenda lain dari salah satu orang terkaya di dunia selama di Indonesia. Mungkin saja Jack Ma akan bertemu Presiden Joko Widodo sebagai balasan pertemuan keduanya di Hangzhou pada 2016 silam. Selain itu Jack Ma juga telah didapuk sebagai penasihat e-Commerce Indonesia.

Jack Ma lahir di Hangzhou, 10 September 1964. Markas besar Alibaba pun berada di kota yang terkenal akan danaunya itu. Di kota itulah, Jack Ma menjalani masa kanak-kanak dalam kemiskinan.

Jack Ma memiliki seorang kakak laki-laki dan adik perempuan. Ma tumbuh pada zaman Cina terisolasi karena komunisme dan keluarganya tak punya banyak uang.

Masa kecil yang keras di Hangzhou itu mungkin turut berperan membentuk Jack Ma menjadi pribadi yang tangguh. Hingga akhirnya ia sukses luar biasa membesarkan Alibaba.

Ma di sisi lain juga orang China yang sangat tradisional. Dia menjalankan bisnisnya dengan prinsip yang berakar dari budaya konfusianisme.

Ma adalah penggemar berat Taichi, seni bela diri Cina yang mengkombinasikan gerakan lambat dan meditasi. Pria ini bahkan mendirikan sekolah kung fu Taichi beberapa tahun lampau dengan menyewa Jet Li sebagai guru.

“Sama seperti manusia, jika perusahaan ingin hidup lama dan baik, maka perlu melakukan taichi dan bergerak lambat,” kata Ma suatu ketika mengenai prinsip taichi yang dijalaninya.

“Sebenarnya aku hampir secara total mengikuti prinsip Taichi dalam menjalankan perusahaan. Orang harus tenang, slow down dan menyadari bahwa terkadang lambat itu berarti cepat,” ujar Ma.

Prinsip semacam itu cukup membantunya dalam membesarkan Alibaba. Juga menjadikannya salah satu orang terkaya dunia dengan harta terkini yang diestimasi Forbes sebanyak USD 40,5 miliar.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here