Status Ma’ruf Amin Nonaktif sebagai Ketua Umum MUI

0
157
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Zainut Tauhid Sa’adi yang merupakan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan bahwa K.H. Ma’ruf Amin memilih untuk nonaktif sebagai Ketua Umum MUI. Hal itu dipilihnya untuk menjaga independensi lembaga para ulama tersebut.

Zainut Tauhid melalui rilis pers yang diterima pada hari Rabu, 29 Agustus 2018 menjelaskan bahwa sejak ditetapkan sebagai bakal calon wakil presiden untuk mendampingi bakal calon presiden Joko Widodo, Ma’ruf Amin telah berketetapan nonaktif dari jabatannya sebagai Ketua Umum MUI.

“Sikap itu (nonaktif sebagai Ketua Umum MUI), ditegaskan lagi oleh Kyai”, terang Zainut Tauhid.

Untuk tetap melaksanakan atau menggerakkan organisasi MUI, Zainut Tauhid mengatakan, peran Ketua Umum MUI akan diambil alih sementara oleh dua Wakil Ketua Umum, yaitu Prof. Dr. Yunahar Ilyas bersama dengan dirinya.

“Jadi, roda organisasi (MUI) tetap berjalan normal seperti biasa, meski Ketum (Ma’ruf Amin) kita nonaktif”, jelas Zainut Tauhid.

Wakil Ketua Umum MUI ini juga mengatakan bahwa keputusan nonaktifnya Ma’ruf Amin sebagai Ketua Umum MUI didasari atas pertimbangan agar posisinya sebagai bakal calon wakil presiden tidak menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Selain itu, hal tersebut dilakukan juga untuk mencegah timbulnya perpecahan dalam internal organisasi MUI.

Menanggapi keputusan Ma’ruf tersebut, Anwar Abbas selaku Sekretaris Jenderal MUI mengapresiasi pilihan yang diambil oleh Ma’ruf Amin tersebut.

“Sebenarnya, tidak ada aturan dari organisasi yang mengharuskan beliau untuk nonaktif selama masa pencalonan. Namun, dengan kearifannya, beliau melakukan itu (nonaktif sebagai Ketua Umum MUI)”, terang orang yang kerap disapa dengan Buya Anwar ini.

Pilihan yang diputuskan oleh K. H. Ma’ruf Amin ini, diharapkan dapat menjadi teladan yang baik bagi seluruh jajaran pengurus organisasi MUI di berbagai tingkatan. Terlebih lagi, MUI merupakan organisasi yang selalu dijadikan sebagai rujukan dalam memutuskan berbagai permasalahan agama yang ada di kalangan masyarakat.

“Keteladanan itu menjadi penting. Tidak hanya melihat aturan tertulis, tetapi juga fatsoen politiknya”, jelas Anwar Abbas.

Menanggapi nonaktifnya Ma’ruf Amin sebagai Ketua Umum MUI, Zulkifli Hasan melakukan protes kepada Dewan Pertimbangan MUI, yakni Din Syamsuddin. Zulkilfi Hasan melakukan protes karena Ma’ruf Amin yang telah dipilih sebagai bakal calon wakil presiden mendampingi bakal calon presiden Joko Widodo hanya nonaktif sebagai ketua umum MUI saja, bukan mundur dari jabatannya.

Protes tersebut disampaikan oleh Zulkifli Hasan kepada Din Syamsuddin secara langsung ketika keduanya menghadiri acara UKM Expo 2018 yang dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Jakarta, Ciputat, pada hari Rabu, 29 Agustus 2018. Dalam acara tersebut, turut hadir Din Syamsuddin

Zulkifli dan Din Syamsuddin tengah berjalan menuju arah panggung bersama dengan bakal calon wakil presiden yang diusung Partai Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN, yaitu Sandiaga Uno.

Dalam perbincangan mereka, Zulkifli kemudian menanyakan kepada Din Syamsuddin, kenapa Ma’ruf Amin hanya nonaktif dari posisi Ketua Umum MUI dan tidak mengundurkan diri. Ia juga membandingkannya dengan Sandiaga yang mundur dari jabatan wakil gubernur DKI Jakarta walaupun tidak ada aturan yang mengharuskannya untuk mundur.

Din kemudian menerangkan bahwa keputusan Ma’ruf Amin nonaktif dari Ketua Umum MUI diambil oleh Dewan Pimpinan Pusat MUI, bukan Dewan Pertimbangan MUI. Ma’ruf Amin, menurut Din Syamsuddin, baru akan mundur sebagai Ketua Umum MUI, apabila benar-benar terpilih sebagai wakil presiden. (Rico/Gus Anto/Viwi Yusya/Thoriq/Izzul/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here