Tiga Kesuksesan Indonesia di Asian Games 2018 Menurut Jusuf Kalla

0
206
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla menyampaikan bahwa dalam penyelenggaraan ajang olahraga terbesar se-Asia, Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang ini, Indonesia telah mencapai tiga kesuksesan. Ketiga kesuksesan Indonesia tersebut yaitu terkait dengan sarana dan prasarana, penyelenggaraan acara serta prestasi yang berhasil diraih oleh Indonesia.

“Saya ucapkan selamat untuk kita semua, yang telah berhasil mewujudkan Asian Games ke-18 ini meraih tiga sukses. Dari sisi sarana dan prasarana, dari sisi penyelenggaraan, dan dari sisi prestasi”, jelas Jusuf Kalla.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wapres Kalla dalam sambutannya di Upacara Penutupan Asian Games 2018, yang dilaksanakan di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada hari Minggu, 2 September 2018 malam.

Dalam hal sarana dan prasarana, Pemerintah Indonesia menurut Wapres Kalla, telah berhasil meningkatkan pembangunan arena pertandingan serta jalur transportasi kereta api ringan (light rail transit) yang ada di Jakarta, Palembang, dan Jawa Barat.

Sementara itu, kesuksesan Indonesia dari segi prestasi menurut Wapres Kalla adalah, Indonesia telah berhasil untuk pertama kalinya mencetak sejarah dengan prestasi tertinggi, yakni berada di urutan empat besar sejak perhelatan pertama Asian Games yakni pada tahun 1951 di India.

“Ini adalah capaian prestasi tertinggi Indonesia dalam sejarah keikutsertaannya di Asian Games. Dari peringkat 17 pada Asian Games ke-17, dengan empat medali emas di Incheon, Korea Selatan. Naik ke peringkat empat dengan 31 medali emas di Jakarta”, jelas Wapres Kalla.

Para atlet yang dikirimkan oleh tim kontingen Indonesia berhasil mencapai target, bahkan jauh melebihi target dalam ajang olahraga Asian Games 2018 ini. Indonesia berhasil memantapkan posisi di urutan keempat setelah China, Jepang, dan Korea Selatan.

Secara keseluruhan, para atlet nasional Indonesia dari berbagai cabang olahraga telah berhasil meraih 98 medali dengan rincian, sebanyak 31 medali emas, 24 medali perak, serta sebanyak 43 medali perunggu.

Di samping Wakil Presiden RI yang menyampaikan kesuksesan Indonesia di ajang olahraga bergengsi ini, Presiden RI, Joko Widodo menyampaikan permohonan maafnya atas ketidakhadirannya dalam upacara penutupan tersebut.

Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat dan terima kasih kepada para atlet dari berbagai negar, khususnya dari tim kontingen Indoensia yang mengikuti dan berjuang dalam ajang Asian Games 2018 untuk memenangkan Indonesia.

“Saya meminta maaf, tidak bisa menghadiri upacara penutupan Asian Games secara langsung, karena saat ini saya sedang berada di Lombok”, kata permohonan maaf Presiden Joko Widodo.

“Selamat dan terima kasih, untuk kontingen seluruh Asia, yang ikut terlibat dalam (penyelenggaraan) ajang Asian Games kali ini”, lanjut Presiden Joko Widodo.

Selanjutnya, Presiden Joko Widodo menerangkan bahwa meskipun beliau tidak bisa menghadiri acara upacara penutupan Asian Games 2018 di Stadion GBK secara langsung, beliau masih bisa merasakan semangat membara yang sama.

“Saya merasakan semangat yang sama. Semangat kebersamaan. Dan Asian Games memang berakhir. Tetapi, energi dan semangat Asia, tak akan padam”, jelas Jokowi ketika menyampaikan sambutan di hadapan warga Lombok.

Di akhir sambutannya, Presiden Joko Widodo juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat yang telah berperan dalam penyelenggaraan ajang olahrga terbesar, Asian Games 2018 kali ini menjadi sukses. Sebagai penutup, beliau meminta seluruh masyarakat untuk melakukan doa bersama bagi korban gempa yang ada di Lombok dan sekitarnya. (Rico/Gus Anto/Viwi Yusya/Thoriq/Izzul/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here