PAN Jelaskan Ketidakhadiran Partai Demokrat Bahas Jubir Karena Ada Rapat Internal

0
241
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Dalam rapat pembahasan jubir bersama partai koalisi PAN, PKS, dan Gerindra pada hari Selasa, 4 September 2018 sore, perwakilan dari Partai Demokrat nampak tidak hadir. Perwakilan dari Demokrat tidak dapat menghadiri rapat pembahasan jubir tersebut dikarenakan ada rapat internal.

Hal tersebut dijelaskan oleh Eddy Soeparno selaku Sekretaris Jenderal PAN, ketika ditemui di Jalan Daksa Nomor 10, Jakarta Selatan, pada hari Selasa, 4 September 2018.

“Ya, tadi sebelum kita bertemu, Bang Hinca sudah minta izin kepada kami, bahwa ada pertemuan internal di Partai Demokrat, sehingga teman Demokrat diminta tidak tinggalkan tempat dahulu. Mereka sedianya bisa bergabung jika pertemuan (pembahasan jubir) malam hari. Tapi karena kita ada agenda lain, pelaksanaan pertemuan (perwakilan partai koalisi) ini dijalankan. Sudah kita sampaikan, rangkuman dari pertemuan itu kepada seluruh partai”, terang Eddy Soeparno.

Meskipun dalam pertemuan partai koalisi tersebut tidak ada perwakilan dari Partai Demokrat yang hadir, Partai Demokrat tetap solid mendukung pasangan bakal calon presiden Prabowo Subianto dan wakil presiden Sandiaga Uno untuk maju di Pilpres 2019 mendatang.

Terkait dengan nama jubir yang diusulkan oleh pihak Partai Demokrat, Eddy belum bisa menyebutkannya secara terang-terangan. Eddy meminta masyarakat untuk bisa bersabar menunggu pengumuman resmi menjelang pendaftaran ke KPU.

“Kita tidak meragukan itu (dukungan Partai Demokrat). Kita solid, kita kompak. Tidak ada keraguan secuil pun dari teman koalisi. Kita sangat kompak, kita sangat solid”, tandas Sekretaris Jenderal PAN itu.

“Kita sudah menyerahkan nama (calon jubir) kepada ketua tim pemenangan Pak Djoko Santoso. Tapi karena itu dilembagakan dahulu, ada baiknya menunggu pengumuman resmi, atau nanti disampaikan langsung teman dari Demokrat. Lebih elok, nanti (hasilnya akan) disampaikan langsung teman Partai Demokrat”, imbuh Eddy.

Mustafa Kamal yang merupakan Sekretaris Jenderal PKS juga menambahkan bahwa Partai Demokrat tetap solid bersama partai koalisi lainnya mendukung pasangan Prabowo dan Sandi. Partai Demokrat menurut Mustafa telah menyampaikan gagasan untuk tim jubir.

“Kita sudah menjalani pertemuan bersama Demokrat. Tidak pernah tidak bersama Demokrat, dan kita sepakat dalam jubir itu ada tiga bidang, yaitu polhukam, ekonomi, kemudian kesra. Ini tiga isu besar, dan masing-masing menyetorkan koordinatornya. Saya tegaskan, Partai Demokrat sudah menyampaikan gagasan dan idenya (terkait tim jubir koalisi)”, terang Mustafa.

Sebelumnya, Eko Patrio yang merupakan Ketua DPW PAN DKI Jakarta, serta Desy Ratnasari yang merupakan anggota F-PAN DPR RI, diketahui masuk daftar juru bicara Prabowo dan Sandi. Kedua tokoh ini masuk daftar juru bicara yang telah diajukan oleh partai PAN.

“Dari PAN, ada 8 yang ditunjuk jadi jubir. Ada saya sendiri, Hanafi Rais, Viva Yoga, Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio), dan Desy Ratnasari. Tiga orangnya ada lagi”, jelas Yandri Susanto selaku Ketua DPP PAN pada hari Selasa, 4 September 2018.

Sementara itu, dari PKS telah menyodorkan 6 nama jubir untuk pasangan Prabowo dan Sandi dalam rapat soal jubir pada hari Selasa sore. Akan tetapi, jumlah nama jubir yang diajukan masih akan ditambah setelah struktur tim jubir terbentuk nanti.

Sedangkan untuk pihak Partai Gerindra, masih enggan memberikan bocoran terkait siapa saja yang masuk tim jubir yang diusulkan oleh partainya.

“Ini baru mau dibicarakan, berapa namanya mau dibicarakan”, terang Sufmi Dasco yang merupakan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. (Rico/Gus Anto/Viwi Yusya/Thoriq/Izzul/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here