KSP Nasari Menggelar Syukuran Hari Jadinya yang ke-20

0
710
Foto : Gus Anto

Jakarta, namalonews.com – Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Nasari menggelar syukuran hari jadinya ke-20 yang diselenggarakan di Gedung Smesco, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Kamis (6/9/2018). Dalam momen tersebut juga digelar Grand Launching Koperasi Nasari Syariah.

Selain itu, menandai dua dasawarsa (1998-2018) KSP Nasari ini diluncurkan pula buku karya Sahala Panggabean (Ketua KSP Nasari) berjudul ‘Koperasi Indonesia Penyelamat Ekonomi Indonesia’.

Dalam kata sambutannya, Sahala menyebutkan di era pemerintahan Jokowi – JK bersama Menteri Koperasi Puspayoga, semula jumlah koperasi 212.570 unit, kemudian dipangkas menjadi 152.714 unit.

Foto : Gus Anto

Sahala juga membeberkan bahwa sejak tahun 2017 tercatat koperasi yang aktif (melaksanakan rapat anggota tahunan) sebanyak 80.088 unit. Sementara sisanya yang tidak aktif sekitar 72.706 unit koperasi.

“Koperasi yang tidak aktif tersebut sudah dibubarkan. Saat ini juga terakhir tahun 2018 ada 149.821 unit dan masih ada lagi yang dibubarkan atau dilikuidasi sebanyak 3.531 unit,” ujar Sahala.

Sahala menyebut Nasari sebagai anak kandung reformasi. Karena ketika lahir saat itu sedang terjadi krisis yang sangat multidimensi : krisis kepemimpinan, krisis politik, dan juga krisis ekonomi.

Sahala juga menambahkan, saat itu koperasi dan UKM lebih bisa bertahan dari guncangan dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan swasta.

“Di tengah krisis itu, UKM dan Koperasi ternyata bertahan bagus. Sedangkan swasta-swasta besar konglomerat itu bawa kabur uang dari Indonesia Rp 616 triliun. Itu gak terpuji. Akhirnya teruji koperasi itu eksis,” ujarnya.

Foto : Gus Anto

Semua yang dikatakan Ketua KSP Nasari dibenarkan Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, yang juga turut menghadiri perayaan ulang tahun KSP Nasari yang ke 20 tersebut.

Menurut Puspayoga, koperasi memiliki peran besar dalam menyelamatkan ekonomi bangsa saat krisis pada tahun 1998 lalu. Waktu itu banyak koperasi yang jadi hidup karena trust (kepercayaan) masyarakat.

“Banyak Bank yang menolak masyarakat untuk melakukan pinjaman, sehingga mereka berbondong-bondong beralih ke koperasi,” kata Puspayoga.

Syukuran KSP Nasari ke-20 ini mengambil tema ”Bergandeng Tangan Mewujudkan Ekonomi Kerakyatan Yang Tumbuh Pesat dan Berkeadilan Serta Sesuai Dengan Tujuan Pembangunan Yang Berkelanjutan”.

Selain Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Syukuran hari jadi ke-20 KSP Nasari ini juga dihadiri oleh Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Dr. Anwar Abbas, mitra usaha KSP Nasari dan juga para kepala cabang Kantor KSP Nasari seluruh Indonesia.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here