Erick Thohir Jabat Ketua Tim Sukses Jokowi dan Ma’ruf

0
504
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Bos Mahaka Group, Erick Thohir saat ini telah resmi menjabat sebagai Ketua Tim Pemenangan pasangan bakal calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019 mendatang. Hal itu disampaikan bakal calon presiden Joko Widodo dalam jumpa pers di posko kubu Jokowi dan Ma’ruf yang dilaksanakan di Jalan Cemara, Menteng, Jakarta, pada hari Jumat, 7 September 2018.

“Ketua Tim Kampamye Nasional (pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf) adalah Bapak Erick Thohir”, terang Joko Widodo mengumumkan ketua tim pemenangannya.

Joko Widodo menyampaikan bahwa keputusan itu diambil setelah dirinya berkomunikasi dengan Ma’ruf, ketua umum, serta sekretaris jenderal partai politik pengusung dan pendukung, relawan dan banyak tokoh lainnya.

Dalam acara tersebut, turut hadir para sekretaris jenderal partai pengusung dan pendukung Joko Widodo dan Ma’ruf. Nampak mereka semua kompak mengenakan kemeja berwarna putih. Kubu Joko Widodo dan Ma’ruf, sebelumnya sudah menyerahkan struktur tim kampanye kepada Komisi Pemiilhan Umum atau KPU. Akan tetapi, pada saat itu belum tercantum siapa ketua tim pemenangannya.

Sesuai dengan aturan dalam Undang-undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu, sampai dengan satu hari jelang pelaksanaan kampanye, tim kampanye maupun juru kampanye masih bisa direvisi kembali.

Sebelumnya, Erick Thohir sendiri telah menyampaikan bahwa dirinya bersedia menjadi Ketua Tim Kampanye Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. Ia mengaku menerima tawaran tersebut lantaran terpukau dengan cara kerja mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Hal itu disampaikan oleh Erick setelah Joko Widodo mengumumkan namanya sebagai Ketua Tim Pemenangan pasangan Jokowi dan Ma’ruf.

“Apa yang saya dapat lihat dari Pak Joko Widodo sendiri, (adalah) kekuatan beliau sebagai hati nuraninya untuk rakyat, dan untuk membangun Indonesia. Itu jadi pilihan saya”, terang Erick Thohir.

Ia juga menjelaskan bahwa perjalanan Joko Widodo selama ini lah yang menjadikan dirinya ingin menjadi tim pemenangan pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.

“Justru, yang mempengaruhi saya (menerima sebagai tim sukses) daripada track record (rekam jejak) beliau (Joko Widodo) sebelumnya”, sambung pemilik klub Inter Milan ini.

Ia menyampaikan, selama ini dirinya memang berkecimpung di dunia bisnis, akan teapi ia meyakini bahwa pilihannya untuk masuk ke dunia politik sudah benar lantaran kepercayaanya terhadap rekam jejak Joko Widodo selama ini.

“Jadi, bukan istilahnya di sini saya melihat sebuah visinya beliau (Joko Widodo). Tetapi justru yang mempengaruhi saya, daripada track record (rekam jejak) beliau sebelumnya”, jelas Erick.

Terkait dengan kondisi perekonomian Indonesia saat ini, Erick Thohir menilai bahwa perekonomian Indonesia saat ini masih dalam kondisi wajar. Erick menyatakan, situasi perekonomian Indonesia saat ini sangat berbeda dengan yang terjadi pada krisis ekonomi tahun 1998 silam meskipun kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sempat menembus Rp 15.000,-.

“Saya rasa begini, bahwa kalau kita melihat ekonomi dunia, itu memang sekarang sudah terjadi equilibrium. Apakah ekonomi Indonesia dibilang jelek? Tidak. Data-data menunjukan, 1998 dengan sekarang jauh posisinya. Tapi ada equilibrium yang terjadi di dunia”, terang Erick.

Erick pun yakin, bahwa tim perekonomian pemerintah Indonesia saat ini mampu menyelesaikan permasalahan ekonomi yang sedang menerpa Indonesia. Masing-masing negara, menurut Erick, telah  memiliki strategi tersendiri guna mengatasi permasalahan ekonomi yang sedang dirasakan oleh berbagai negara yang ada di dunia. (Rico/Gus Anto/Viwi Yusya/Thoriq/Izzul/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here