Di Pengungsian Lombok, NTB, Bendera #2019GantiPresiden pun Sudah Berkibar

0
352
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Penyebaran aksi, gerakan, maupun bendera #2019Ganti Presiden sudah melalang bumi Indonesia, dari Jakarta, Riau, Lampung, Depok, Solo, hingga Palu. Bahkan, sebelumnya, air zamzam yang dibawa jamaah Haji Indonesia di Arab Saudi dilabeli dengan label #2019GantiPresiden.

Yang terakhir adalah berkibarnya bendera #2019GantiPresiden di arena pengungsian di Posko I Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Adalah seorang relawan bencana gempa bumi di Lombok yang mengibarkan bendera  bertuliskan #2019GantiPresiden tersebut.

Berkibarnya bendera tersebut diketahui dari sebuah foto dan video yang beredar di kawasan pengungsian tersebut. Foto dan video tersebut memperlihatkan seorang relawan bencana gempa bumi mengibarkan bendera yang bertuliskan #2019GantiPresiden.

Seorang wanita bercadar dengan akun Facebook bernama Maharani Hasan mengunggah foto bendera dan relawan yang mengenakan baju bertuliskan #2019GantiPresiden tersebut.

“Dari Dapur Umum #MaharaniPeduli saya dan para pengungsi menyampaikan pada seluruh rakyat Indonesia #2019GantiPresiden #2019PrabowoPresiden,” tulisnya, Rabu, 12 September 2018.

Di samping itu, dia juga mengunggah foto dirinya dengan latar belakang bendera tersebut. Kemudian, dia menegaskan bahwa bendera tersebut didapatnya dari seorang temannya di Jakarta.

“Bendera #2019GantiPresiden yang berkibar itu saya bawa dari Jakarta, pemberian dari Bodee Tieth Warisman, mungkin saya satu2nya relawan yg nekat mengibarkan bendera itu di Lombok sinih…Alhamdulillah, seluruh warga di pengungsian satu kata dng saya, GANTI PRESIDEN !!!!” tulisannya.

Ketika dikonfirmasi terkait motivasinya  memasang bendera tersebut, Maharani belum membalas hingga saat ini.

Sebagaimana diketahui bahwa pada pilpres 2014, pasangan Prabowo–Hatta Rajasa  menang telak di Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan meraih suara 72,45 persen dengan  total pemilih sebanyak 3.579.559 orang berdasarkan hasil rekapitulasi suara Komisi Pemilihan Umum Provinsi. Jadi, tidaklah mengherankan apabila kemudian pemilih Prabowo tersebut memperlihatkan eksistensinya di tengah-tengah gubernur mereka mendukung capres petahana, Jokowi untuk pilpres 2019.

Walaupun Gubernur NTB, Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, mendukung capres petahana untuk pilpres 2019, belum tentu rakyatnya mengikuti pemimpinnya untuk memilih Jokowi. Justru itu menjadi tugas berat bagi TGB Zainul Majdi.

Pada pilpres 2019 itulah, justru  ketokohan TGB Majdi diuji. Apakah NTB bisa menjadi lumbung suara bagi Jokowi atau tetap sebaliknya, sebagaimana hasil pilpres 2014 yang lalu.

Kita tunggu saja apa pun hasilnya. Itulah aspirasi politik rakyat NTB.

Penulis : Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here