Prabowo: SBY Jurkam, AHY Dewan Pembina, Kwik Kian Gie Kader PDIP Penasihat Saya

0
195
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Pasangan bakal calon Presiden Prabowo Subianto dan calon Wakil Presiden Sandiaga Uno menggelar pertemuan bersama Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman SBY, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2018).

Prabowo dan Sandiaga tiba di kediaman SBY sekitar pukul 19.38 WIB. Dengan menaiki mobilnya, Prabowo tiba bersama Sandiaga dan hanya membuka kaca mobilnya untuk menyapa para wartawan yang telah menantinya.

Kemudian, Prabowo pun turun dari mobil lexus putihnya bersama dengan Sandiaga untuk menyapa SBY dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang saat itu sudah menanti.

Prabowo mengenakan kemeja berwarna putih dan Sandiaga mengenakan kemeja berwarna biru, kompak menyapa dan bersalaman dengan ramah bersama SBY. Bahkan, begitu turun dari mobil, Sandiaga langsung mencium tangan SBY. Setelah mencium tangan SBY, Sandiaga lalu cipika-cipiki dengan AHY.

Uniknya, sebelum bersalaman dengan SBY, Prabowo pun sempat memberikan hormat kepada SBY. Hormat Prabowo tersebut dibalas oleh SBY.

“Terima kasih. Terima kasih,” kata SBY kala itu sambil menyambut kedatangan Prabowo dan Sandiaga.

Mantan Danjen Kopassus tersebut lalu menyalami AHY sebelum kemudian masuk ke ke dalam rumah. Mereka  masuk kediaman SBY untuk melangsungkan pertemuan. Para wartawan pun diminta untuk menunggu di luar, karena pertemuan akan digelar secara tertutup.

Prabowo-Sandiaga ditemani Sekjen Partai Gerindra, Ahamd Muzani, dan Wakil Ketua Umum Gerindra, Sugiono. Sementara itu, sang tuan rumah didampingi oleh Sekjen Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan.

Pertemuan antara Prabowo dan SBY malam itu adalah dalam rangka untuk membahas tentang kematangan koalisi. Prabowo juga akan meminta masukan untuk program-program ke depannya.

Pertemuan tersebut berlangsung secara tertutup dan  berlangsung selama hampir dua setengah jam. Menjelang pukul 22.00 WIB, Prabowo mengumumkan hasil diskusi.

Kemudian Prabowo mengumumkan bahwa Ketua Umumm Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), akan menjadi juru kampanye (jurkam) tim pemenangannya. Sementara itu, Ketua Kogasma (Komando Tugas Bersama) Partai  Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), akan masuk di dalam struktur dewan pembina.

“AHY bersama saya di dewan pembina. Pak SBY itu beliau minta jadi jurkam. Beliau posisinya sudah tidak ada, karena di atas kan. Godfather itu agak di atas. Yang penting you lihat aku datang ke sini terus. Enggak usah tanya-tanya lagi. Beliau (SBY) mentor saya,” kata Prabowo usai menemui SBY di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/9).

Di samping itu, Prabowo pun meminta kepada seluruh kader Partai Demokrat yang memiliki kemampuan di bidang ekonomi dan berpengalaman di pemerintahan untuk bergabung ke dalam tim pakar ekonomi yang akan dibentuk.

“Saya sudah minta juga kekuatan dari para anggota Partai Demokrat yang punya pengalaman di bidang ekonomi, yang punya pengalaman permerintahan untuk mengelola ekonomi, untuk membantu tim pakar saya. Saya ingin punya tim pakar yang sangat kuat di bidang ekonomi ini, karena ekonomi ini yang jadi masalah utama bangsa kita,” tutur Ketum Gerindra itu.

Prabowo juga menyebut bahwa ada dua tim pakar ekonomi yang akan dibentuknya, yaitu tim pakar ekonomi di dalam tim struktur pemenangan dan tim pakar ekonomi yang tidak masuk struktur pemenangan.

“Soal tim pakar ini ada dua, ada di kampanye dan ada tim pakar yang khusus katakanlah orang-orang yang tidak kita libatkan dalam politik praktis hanya mikirin policy, karena kita ingin kan, kalau kita terpilih kita ingin komitmen perbaikan bangsa. Kita kumpulkan,” jelas Prabowo.

Kemudian, Prabowo menambahkan bahwa salah satu sosok yang akan menjadi tim pakar ekonominya adalah mantan Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan, dan Industri, Kwik Kian Gie, meski merupakan kader PDIP.

“Kwik Kian Gie, walaupun beliau mengatakan beliau PDIP, tapi demi kepentingan negara tapi beliau ingin jadi salah satu penasihat saya. Kalau untuk kepentingan negara, kita tidak lihat partai. Di tempat kami ada mantan Menkeu satu (orang), mantan Menteri Perekonokian satu (orang) dan mantan Gubernu BI dua (orang), dan kita kumpulkan yang muda-muda nanti,” tutupnya.

Penulis : Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here