Prabowo-Sandi Siap Debat Capres Berbahasa Inggris. Bagaimana Jokowi-Ma’ruf ?

0
72
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Dalam dunia modern yang penuh dengan tantangan dan persaingan yang super ketat ini, setiap orang disarankan tidak hanya memiliki tingkat pendidikan yang tinggi. Namun, mereka juga dituntut keterampilan khusus yang lazim kita sebut ‘skill’. Salah satu ’skill’ yang paling dibutuhkan saat ini adalah kemampuan komunikasi berbahasa Inggris.

Kenapa debat harus dengan bahasa Inggris. Karena bahasa Inggris  telah menjadi alat komunikasi dunia. Untuk komunikasi antarnegara yang satu dengan negara yang lain pun digunakan bahasa Inggris. Maka, perlulah debat menggunakan bahasa Inggris. Apalagi, debat tersebut diperuntukkan bagai pasangan calon presiden Indonesia pada pemilu 2019.

Adalah Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon. Ia menyatakan bahwa Prabowo Subianto-Sandiaga Uno siap berdebat menggunakan bahasa Inggris melawan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Siap berdebat jika Komisi Pemilihan Umum menerapkan konsep tersebut dalam salah satu tahapan debat kandidat. Fadli tidak meragukan kemampuan Prabowo dan Sandi dalam berbahasa Inggris.

“Oh kalau itu sih sudah pasti siap. Tapi kan belum tentu disepakati oleh kandidat lain,” ujar Fadli di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis malam (13/9).

Selanjutnya, Fadli menganggap bahwa ada kemajuan dari segi kualitas pilpres jika ada sesi debat menggunakan bahasa Inggris. Menurutnya, saat ini adalah era globalisasi, sehingga bahasa Inggris menjadi penting bagi pemimpin nasional.

“Kalau kita meningkatkan kualitas debat ya bag capres dengan bahasa Inggris mesti disepakati kedua kubu. Meski begitu, Fadli enggan memprediksi apakah poros Jokowi-Ma’ruf akan setuju dengan usulan debat menggunakan bahasa Inggris”.

“Walaupun Pak Jokowi seperti saya bilang hobi kan pidato pakai Bahasa Inggris,” ucap Fadli.

Meski bernada menyindir, Fadli enggan mengakui.

“Apa saya kelihatan menyindir?” Ucap Fadli lalu tertawa.

Perihal debat capres dengan bahasa Inggris ini, pernah disampaikan oleh Yandri Susanto. Sebelumnya, Ketua DPP Partai Amanat Nasiona (PAN) itu menyatakan bahwa poros Prabowo-Sandi berencana mengusulkan debat kandidat dengan bahasa Inggris.

Usul debat capres dengan bahasa Inggris tersebut sebelum mencuat ke permukaan, sebelumnya pernah disuarakan oleh Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto. Yandri mengatakan bahwa pihaknya berencana mengusulkan konsep debat capres menggunakan bahasa Inggris. Debat capres tersebut merupakan salah satu tahapan dalam rangkaian kampanye cawapres.

Menurutnya, hal itu baik jika diterapkan KPU karena presiden nantinya akan bergaul dengan pemimpin negara lain dari berbagai belahan dunia dengan latar belakang yang berbeda-beda.

“Karena presiden bergaul di dunia internasional supaya tidak ada miskomunikasi dan salah tafsir dari lawan bicara,” ucap Yandri di Jalan Daksa I No 10, Jakarta Selatan, Kamis malam (13/9/2018).

Memang benar, lanjut Yandri, bahwa presiden wajib menggunakan bahasa Indonesia baik saat berpidato secara resmi di dalam negeri. Namun demikian, lanjutnya, presiden dinilai harus mampu berkomunikasi dengan baik di level internasional.

“Ya memang penting juga calon presiden matang dalam menguasai bahasa selain dari Bahasa Indonesia itu,” lanjutnya.

Penulis : Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here