Belum Kembalikan Aset Negara, Roy Suryo Dinonaktifkan Partai Demokrat

0
74
Foto : Tribunnews

Jakarta, namalonews.com – Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo dikabarkan belum mengembalikan sejumlah asset Negara yang ia gunakan saat menjabat sebagai Menpora. Dengan adanya tudingan miring yang mengarah pada Wakil Ketua Umum Demokrat ini, secara resmi Roy Suryo dinonaktifkan oleh partai yang menaungi namanya tersebut. Kemenpora mengakui ada sejumlah 3.226 aset Negara yang belum dikembalikan oleh Roy Suryo.

Lika-liku kasus yang menyeret nama baik Roy Suryo tersebut sudah bergulir semenjak 2016 silam. Tercatat pada 17 Juni 2016, Kemenpora menyurati Roy Suryo untuk meminta agar asset yang digunakan segera dikembalikan. Selang beberapa tahun hingga 1 Mei 2018 Kemenpora kembali menyurati Roy Suryo. Kemudian 4 September surat yang dilayangkan Kemenpora tersebut tersebar luas di media social. Satu hari kemudian pada 5 September, Roy Suryo membantah belum mengembalikan asset Negara dan akan mensomasi Kemenpora atas tuduhan tersebut.

Pada tanggal 6 September Kemenpora akhirnya menawarkan mediasi kepada Roy Suryo. Selanjutnya 7 September Menpora menyebutkan sejumlah asset yang belum dikembalikan Roy Suryo adalah senilai 8-9 milyar rupiah. Pada 9 September, pihakRoy Suryo memberikan jawaban siap mengikuti mediasi yang direncanakan akan digelar pada 12 September. Tanggal 10 September pengacara dari pihak Roy Suryo akan tunda somasi dengan alasan akan dilakukannya mediasi. Tiba pada tanggal 12 September, Roy nyatanya tak datang untuk mediasi dengan alasan tidak dapat tiket pesawat.

Usut punya usut, akibat dari bergulirnya kasus yang sebenarnya sudah lama ada ini, Roy Suryo sendiri yang mengajukan permohonan agar dirinya dinonaktifkan oleh partai sampai dengan kasusnya dengan Kemenpora selesai. Permohonan Roy dikabulkan oleh Demokrat dengan ditandatanganinya SK oleh SBY selaku Ketum dan Hinca Pandjaitan selaku Sekjen Demokrat. Jadi, penonaktifkan tersebut berdasarkan pada kesadaran diri Roy Suryo sendiri agar tidak menyeret nama baik partai ke dalam polemic yang sedang menjeratnya.

Melihat kasus yang mengusik nama baik Roy Suryo dan sedikit banyaknya juga berdampak pada Demokrat, Amir Syamsuddin yang bertindak sebagai Ketua Dewan Kehormatan (Wanhor) Demokrat mengimbau agar Roy segera menyelesaikan kasus yang sangat berpengaruh pada nama baiknya tersebut. Lebih lengkap Amir mengungkapkan bahwa Demokrat tidak akan memberikan bantuan khusus kepada Roy Suryo. Amir menyatakan bahwa proses komunikasi dengan Kemenpora adalah hal yang sangat wajar dan bermartabat serta memang harus dilakukan secara pribadi oleh Roy Suryo.

Menerima tudingan belum mengembalikan sejumlah asset Negara yang disebutkan di atas, pihak Roy Suryo membantah dan mengaku sudah mengembalikan semua asset milik Negara yang ia gunakan pada saat menjabat sebagai Menpora. Oleh sebab itu, pada saat menerima tudingan tersebut, pengacara mantan Menpora itu, Tigor Simatupang justru menyurati Kemenpora dan meminta Kemenpora menjabarkan 20 bukti yang menerangkan bahwa ada sejumlah asset yang masih ada pada Roy Suryo.

Menanggapi permintaan Tigor, Sekretaris Menpora yang tidak lain adalah Gatot S. Dewa Broto mengonfirmasi bahwa surat tersebut sudah ia terima. Namun, lebih jauh Gatot belum tahu kapan akan membalas surat tersebut karena alasan permintaan yang diajukan pihak Roy Suryo sangat banyak. Kemudian terkait rencana kedatangan pihak Roy Suryo yang dikatakan akan dilakukan pada Senin 17 September oleh Tigor juga ternyata tidak diketahui oleh Gatot. Padahal Tigor mengungkapkan kepada media akan meminta 20 barang bukti yang diajukannya dalam surat sebelumnya.

Gus Anto/Muhammad (dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here