Kasus Century Mencuat Kembali Menarik Nama SBY

0
190
Foto : Mojok.com

Jakarta, namalonews.com – Kasus Bank Century kembali mencuat ke permukaan pasca terbit beberapa saat unggahan artikel terkait keterlibatan SBY dalam kasus tersebut. Artikel yang sempat tayang di media asing Asia Sentinel tersebut kemudian tidak bisa diakses setelah beberapa waktu artikel itu tayang. Perihal kebenaran kabar ini, pihak yang berwenang di tanah air mengaku sedang melaksanakan tugasnya untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Menanggapi hal kurang mengenakkan yang menimpa SBY, Hinca Panjaitan selaku Sekjen Partai Demokrat pun angkat bicara. Dengan tegas Hinca menyatakan bahwa artikel yang ditulis oleh John Berthelsen tersebut seratus persen fitnah. Hinca juga lebih jauh mengutarakan bahwa Demokrat akan menggugat media Asia Sentinel yang menerbitkan artikel tersebut, sekaligus menggugat Berthelsen selaku penulis artikel tersebut.

Akibat artikel yang berjudul Indonesia’s SBY Government: Vast Criminal Conspiracy tersebut, SBY harus menerima pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK, Pansus DPR, dan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK. Berdasarkan pemeriksaan ketiga pihak terkait tersebut, Hinca mengungkapkan bahwa tidak ada satu pun bukti yang membenarkan tuduhan Berthelsen dalam artikelnya itu.

Sebelumnya, diketahui bahwa Berthelsen menulis artikel tersebut dengan memasukkan rujukan dari hasil gugatan yang dilakukan oleh Weston Capital International atas Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS yang dilayangkan ke Mahkamah Agung Mauritius. Namun, Hinca mengungkapkan bahwa di dalam gugatannya, Weston Capital International sama sekali tidak menyebut nama SBY maupun Partai Demokrat. Dan atas dasar itulah Hinca menyatakan Berthelsen sedang beropini, bukan menyampaikan fakta.

Namun sebagai politikus, Hinca pun cukup objektif dalam menanggapi tuduhan kasus yang menimpa partai dan petingginya tersebut. Meskipun secara tegas akan menggugat Asia Sentinel dan Berthelsen sebagai penulis artikel yang dianggap menebar fitnah, Hinca juga mengutarakan agar gugatan tersebut dibawa ke Indonesia jika memang ada cukup bukti bahwa kasus tersebut benar-benar mengarah pada SBY dan Demokrat.

Bukan hanya Sekjen Demokrat yang angkat bicara, mantan Ibu Negara, Ani Yudhoyono pun ikut buka suara terkait berita yang menimpa SBY. Dalam sebuah unggahan di akun Instagramnya, Ani Yudhoyono mengatakan bahwa apa yang menimpa SBY tidak lain merupakan fitnah pihak asing yang dengan sengaja disebarluaskan oleh orang Indonesia sendiri. Penyebaran berita yang disebut fitnah oleh Ani tersebut ia ungkapkan bermuatan politik.

Selanjutnya ada juga Ferdinand Hutahaean yang berperan sebagai Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat. Ia mengutarakan bahwa tuduhan tersebut jelas-jelas fitnah karena dari jumlah uang yang dimiliki Bank Century saja jelas-jelas disebutkan secara salah. Asia Sentinel menyebutkan Bank Century memiliki sejumlah uang 120 triliun, sementara berdasarkan data yang ada, jumlah uang dibailout adalah sejumlah 5,7 triliun.

Selain beberapa nama di atas, melalui Ferdinand, diketahui SBY juga sudah angkat bicara perihal tuduhan yang menyeret namanya tersebut. Berdasarkan penuturan Ferdinand, diketahui bahwa SBY hanya tertawa saat mendengar kabar miring tersebut. Lebih jauh SBY mengutarakan jika memiliki uang sebesar 120 triliun rupiah, sudah pasti calon presiden dan calon wakil presiden untuk pemilu 2019 mendatang dari Partai Demokrat.

Hingga dengan kabar ini turun, kasus yang dituduhkan kepada SBY masih belum terpecahkan. Entah itu kasus yang dinyatakan sebagai hoax, atau kasus baru yang melibatkan Asia Sentinel dan Berthelsen. Apakah kasus ini muncul sebagai bentuk fitnah karena sebentar lagi memasuki Pilpres.

Viwi/Thariq

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here