Tahun 2019, Kemendikbud Ubah Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru

0
1881
Foto : Ist

Jakarta, namalonews.com –  Pada pembukaan rapat koordinasi pengembangan Zonasi dalam rangka pemerataan kualitas Pendidikan Tahun 2018, Region II Jakarta di hotel Golden Boutique, Jakarta, Senin(17/9/2018) malam. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mengubah sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada awal tahun 2019. Calon peserta didik tidak perlu lagi mendaftar secara online ke sekolah tujuan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengatakan perubahan sistem PPDB ini merupakan penerapan dari sistem zonasi sekolah. Nantinya sistem zonasi ini yang membantu memetakan para siswa menuju jenjang pendidikan selanjutnya. Sistem zonasi tidak hanya untuk PPDB tetapi juga sebagai dasar untuk melakukan rotasi guru dalam satu zonasi.

“Dengan penerapan zonasi baru ini, maka tidak ada lagi penerimaan siswa baru menjelang tahun ajaran baru,” kata Muhadjir.

“Sistemnya diubah jadi tidak ada PPBD menjelang tahun ajaran baru yang selalu banyak masalah itu. Diubah skemanya menjadi berdasar pada zonasi dan calon siswa akan diidentifikasi dari sekarang. Saya tidak mau lagi dengar ribut-ribut soal PPDB,” tambahnya.

Proses rekruitmen berbasis zonasi ini sangat mengandalkan kinerja Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Pasalnya, MKKS yang akan menentukan kapasitas kelas dan mengindentifikasi siswa yang akan masuk di jenjang berikutnya pada setiap zona.

Guru Bimbingan Konseling (BK) juga diminta untuk memberikan pembinaan terhadap siswa. Sehingga siswa bisa mulai menentukan akan meneruskan sekolah ke SMA mana atau SMK bidang apa.

Untuk mengoptimalisasikan sistem perekrutan baru tersebut Kemendikbud sudah menyiapkan sekitar 1.900 zona. Kendati demikian, Mendikbud juga meminta agar pemerintah daerah dapat bersama-sama menetapkan zona-zona persekolahan di wilayah masing-masing.

Penulis : Muhammad Izzul

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here