Indonesia Scooter Festival 2018 Siap Digelar di Yogyakarta

0
195
Foto : tribunnews.com

Jakarta, namalonews.com – Indonesian Scooter Festival (ISF) 2018 akan digelar di Jogja Expo Center pada hari Sabtu dan Minggu, 22-23 September 2018. Acara ini akan dilaksanakan di indoor dan outdoor.

Bukan hanya dari Indonesia saja, ISF 2018 juga akan dihadiri 8 negara. Ketua panitia ISF 2018, Dwi Yudha Danu memastikan sudah ada konfirmasi skuteris dari Italia, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Jerman dan Amerika

Untuk komunitas skuter dari nusantara akan datang dari kota-kota di Jawa, Bali, Lombok, Palu, Aceh, Makasar dan dari Kalimantan.

“Mereka akan menjadi Scooter istimewa,” ujar Yudha

Yudha menambahkan dalam ISF 2018 juga digelar acara aksi sosial untuk menghimpun dana bantuan ke Lombok.

“ Ini salah satu aksi peduli kami untuk saudara-saudara kita yang terkena musibah di Lombok,” kata Yudha.

Tema ISF 2018 kali ini adalah “Freedom” yang artinya kebebasan. Maksud dari tema ini adalah keberagaman dan kebebasan untuk mengekspresikan karya para skuteris. Semua adalah keluarga dan kebebasan untuk berkarya akan menciptakan nilai seni yang tinggi.

Acara ini bakal diisi dengan penampilan aksi freestyler dan tong setan dengan menggunakan skuter. Selain itu akan ditampilkan pula deretan skuter langka yang sudah jarang dilihat mengaspal di Indonesia, mulai dari tahun 1946 sampai era 50’an.

Untuk kontes skuter dibagi dalam beberapa kelas dan akan memperebutkan hadiah total 80 juta. Tema yang dilombakan ada berbagai aliran. Ada artistik dengan sentuhan airbrush, realis, grafis, inovation dan lain-lain.

Selain itu juga ada kontes pedal car yaitu kontes kustom sepeda lawas roda 3 yang telah direstorasi. Ada juga kontes diecast, free style skuter. Dan bagi pengunjung yang beruntung disediakan dua lucky draw yaitu 1 unit Peugeut Django dan 1 unit Piaggio Zip.

Tiket masuk dibandrol Rp 50.000 dan kaos event dibandrol Rp 130.000 dan berhak mendapatkan tiket untuk lucky draw. Panggung hiburan akan di isi bintang tamu Souljah, Pendhoza dan Burger Time.

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here