Jessica Iskandar Dituding Melakukan Penipuan Bisnis. Ini Penjelasannya!

0
150
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Saat ini banyak sekali artis yang melebarkan sayapnya di dunia bisnis. Baik dari membuka bisnis di dunia makanan, property, hingga bisnis online ataupun kosmetik. Seperti artis yang lain, Host sekaligus pemain sinetron pun melebarkan sayapnya di dunia bisnis kosmetik.

Namun, saat ini Jessica Iskandar sedang dirundung masalah. Jessica Iskandar dan Eric Bana Iskandar atau kakak kandung Jessica dituduh melakukan penipuan bisnis kosmetik ini. Pengusaha bernama Martin Pratiwi menuduh Jessica dan Erik melanggar kontrak kerja sama bisnis kosmetik ini.

Dalam bisnis kosmetik ini, Jessika Iskandar dan Erik Bana Iskandar merupakan pemilik merek sedangkan Martin Pratiwi menjadi pemilik produk. Berdasarkan keterangan Jessika Iskandar, Martin menuntutnya beserta kakaknya untuk mengembalikan modal bisnik kosmetik ini yang memiliki nominal ratusan juta rupiah sedangkan proses penjualan barang belum selesai.

“barang dan uang hasil penjualan masih ada, tapi belum dibagi-bagi. Sedangkan, dia tiba-tiba udah langsung melakukan hal yang bisa dibilang pemerasannya. Jadi ya sangat disayangkan sekali.” Tutur Jessica saat ditemui di kasawan Pantai Indah Kapuk (PKI), Jakarta Utara, baru-baru ini.

Jessika Iskandar pun mengatakan bahwa dalam berbisnis uang tidak bisa diminta ketika barang yang dijual belum terjual semua. Berbisnis juga tidak bisa hanya memikirkan keuntungan yang datang setiap harinya. Namun ada kalanya juga bisnis mengalami kerugian.

“Jadi kita enggak bisa maksain orang imi barangnya udah di kamu, jadi kamu harus ganti modal yang udah aku keluarin. Dia juga mintanya udah terlalu berlebihan kan. Bisniskan enggak bisa gitu.” Tambahnya.

Kemudian pihak Erik atau kakak Jessica ini mempertanyakan mengapa pihak Martin Pratiwi ini mengaku mengalami kerugian. Padahal kerja sama antara kedua belah pihak kontraknya belum berakhir.

“Perjanjian tersebut sampai saat ini masih berjalan dan tidak pernah dinyatakan secara tersurat sebagai tanda berakhirnya kontrak oleh kedua belah pihak. Jika ada yang merasa dirugikan ya silahkan digugat perdata.” Jelas Erik.

Erik Bana Iskandar juga menegaskan bahwa dirinya sangat siap untuk di audit terkait masalah tudingan penipuan ini.

“Saya siap diaudit untuk masalah ini, karena semua laporan saya lengkap, baik uang penjualan maupun barang semuanya ada. Tidak ada penipuan dan penggelapan dana dalam masalah ini’” tutur Erik saat konfrensi pers di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Sabtu (15/9/2018).

Dalam konfrensi pers pun memaparkan hasil penjualan untuk periode November 2017 hingga Februari 2018 sudah masuk ke rekening admin bisnis mereka. Total hasil penjualan tersebut senilai Rp. 93.852.000,00 dan belum dipotong dengan biaya operasional staff kosmetik mereka.

Erik pun juga mengatakan bahwa pihak Erik belum menerima uang sepeser pun dari MP. Justru pihak Erik mengaku telah mengalami kerugian sebanyak Rp. 464 juta guna kegiatan promosi dan penjualan produk.

Kuasa hokum Martin, Teddy Hartanto menuturkan bahwa kliennya  sampai saat ini tidak mendapatkan informasi dimana dan berapa jumlah produk yang berhasil terjual.

Lain Martin Pratiwi lain juga dengan Jessica Iskandar. Jessica pun mengaku enggan melaporkan balik atas tudingan pencemaran nama baik sekaligus pemerasan ini. Jessica Iskandar yang sekaligus menjadi brand ambassador memilih damai ketimbang harus membawanya kejalur hokum.

“Aku sih senengnya jalan damai aja. Diselesaikan dengan bermusyawarah, dan kalau bisa diselesaikan dengan baik.” Jelas Jessica Iskandar atau yang biasa disapar ‘Jedar” saat ditemui di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, Sabtu (15/9/2018).

Jedar pun menuturkan dengan percaya diri bahwa tidak aka nada orang yang percaya jika ia dan kakaknya melakukan penipuan dan terlebih lagi melakukan pemerasan. (Rico/Gus Anto/Viwi Yusya/Thoriq/Izzul/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here