Capres Petahana Keluarkan Segala Cara Untuk Meraih Dukungan dan Kemenangan

0
327
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Sebagai calon presiden dari kubu petahana, Jokowi sebagai presiden bisa ‘menyelipkan’ program kerjanya sebagai ajang untuk promosi capres.   Dengan demikian menjadi mudah  untuk mengeluarkan segala jurus dalam upaya untuk meraih dukungan kemenangan.

Hal itu terbukti dengan fakta-fakta di bawah ini.

Seluruh Kepala Daerah yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah  menyatakan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi – Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Pernyataan dukungan tersebut dibacakan oleh bupati terpilih Barito Utara sekaligus Ketua Demokrat Kalteng, Nadalsyah, dalam suatu deklarasi. Deklarasi ini turut disaksikan oleh Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, di Bundaran Besar Kota Palangkaraya, Ahad, 23 September 2018.

“Sehubungan dengan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019, dengan ini kami Kepala Daerah se-Provinsi Kalteng menyatakan mendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Ir H. Joko Widodo dan Profesor Dr Kiai H Ma’ruf Amin,” kata Nadalsyah.

Usai membaca pernyataan sikap, Nadalsyah memastikan bahwa dukungan kepada capres yang bukan diusung oleh partai Demokrat bukan tanpa pertimbangan. Dukungan kepada Jokowi – Ma’ruf tersebut juga merupakan arahan dari Gubernur sebagai Kepala daerah di Kalteng.

“Saya pastikan, dukungan ini bukan atas nama partai, melainkan atas nama pribadi, nama kedinasan. Secara kepala daerah, atasan saya itu Pak Gubernur, dan kami semua (bupati-wali kota, Red) diberi masukan sehingga kami ringan saja memberi dukungan,” kata Nadalsyah.

Sementara itu, Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, menegaskan bahwa dukungan dari semua bupati dan wali kota tersebut harus ‘dibayar’ oleh Jokowi – Ma’ruf. Yakni ketika terpilih nantinya  diharapkan dalam kabinet kerja  ada salah seorang putra daerah asal Kalteng diberikan posisi menteri.

Dia mengatakan tuntutan tersebut karena meyakini kondisi Provinsi Kalteng akan semakin diperhatikan, dan koordinasi dengan pemerintah pusat semakin kuat.

“Kita tidak main-main memberikan dukungan. Kita minta juga minta kursi kabinet kerja Pak Joko Widodo ke depannya” kata Sugianto.

Sementara itu, sebanyak dua wali kota dan delapan  bupati di Sumatera Barat mendukung total Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai capres-cawapres. Mereka menyatakan bahwa Jokowi berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Dinamika politik menjelang pelaksanaan pemilu 2019 yang berlangsung di Provinsi Sumatera Barat menyebabkan munculnya berbagai pandangan dan sikap masyarakat terhadap pemerintahan hari ini,” ujar 10 Bupati/Wali Kota.

Pernyataan dukungan itu dituliskan dalam selembar kertas yang ditandatangani pada 17 September 2018. Kesepuluh kepala daerah itu adalah:

  1. Bupati Dharmasraya, Sultan Risaka Tuanku Kerajaan.
  2. Bupati Pasisir Selatan, Hendrajoni.
  3. Bupati Pasaman, Yusuf Lubis.4. Bupati Sijunjung, Yaswir Arifin.
  4. Wali Kota Bukittinggi, Ramian Nurmatilas.
  5. Bupati Solok, Gusmal.
  6. Wali Kota Solok, Zul Elfian.
  7. Bupati Mentawai, Yunas Sabbanggalet.
  8. Bupati Tanah Datar, Irdiansyah Tarmizi.
  9. Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi.

Kepala daerah-kepala darah tersebut secara terbuka menyatakan dukungan kepada kubu pasangan capres petahana Joko Widodo dan cawapres Ma’ruf Amin.

Semetara itu, Tim sukses daerah Jokowi-Ma’ruf Amin di Jawa Timur dipimpin oleh mantan Kapolda Jatim Irjen (Purn) Machfud Arifin, sejauh ini telah diisi oleh jajaran kepala daerah sebagai koordinator wilayah (korwil) di masing-masing daerah.

Mereka antara lain Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sebagai Korwil Kota Surabaya, Bupati Abdullah Azwar Anas Korwil Banyuwangi, Wali Kota Dewanti Rumpoko Korwil Kota Batu, Bupati Rendra Kresna Korwil Kabupaten Malang, dan Bupati Saifullah Korwil Sidoarjo.

Nama Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak masuk ke tim kampanye daerah (TKD) Jatim Jokowi-Ma’ruf Amin, kendati kemudian membentuk kelompok sendiri jaringan kiai dan santri nasional (JKSN).

Secara umum, terdapat 30 kepala daerah yang masuk Timses Jokowi-Ma’ruf Amin pimpinan Machfud Arifin di Jatim.

Ini berbanding terbalik dengan kubu Prabowo-Sandiaga Uno yang menolak menggunakan kepala daerah sebagai Timses.

Penulis : Sulis Sutrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here