Gagasan Rahmat Effendi Setelah Resmi Menjabat Wali Kota Bekasi

0
209
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Rahmat Effendi dan Tri Adhianto baru saja dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi pada periode 2018-2023 di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat. Sejumlah pandangan dipaparkan Rahmat Effendi usai resmi menjadi Wali Kota Bekasi. Salah satunya rencana Rahmat Effendi mewujudkan pendidikan gratis selama 12 tahun di Bekasi.

Bagaimana Gagasan Rahmat Effendi Setelah Resmi Menjabat Wali Kota Bekasi

Pria yang biasa disapa Pepen ini akan menemui Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk membahas kemitraan antara Pemkot Bekasi dengan Pemprov DKI Jakarta. Beberapa opini yang disampaikan oleh Pepen pada awal dirinya menjadi Wali Kota Bekasi sudah masuk dalam program 100 hari kerja Pemkot Bekasi. Berikut beberapa gagasan Rahmat Effendi setelah resmi menyandang Wali Kota Bekasi.

Wujudkan Pendidikan Gratis Selama 12 Tahun

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi ingin membebaskan biaya SMA/SMK Negeri sederajat dengan cara meminta penambahan dana perimbangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor. Sebab, menurut Pepen, Kota Bekasi menjadi salah satu daerah PKB BBNKB terbesar kedua yang ada di Jawa Barat.

Dari total penghasilan PKB dan BBNKB kemudian dibagi menjadi 70 persen untuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat, 30 persen untuk Pemerintah Kota Bekasi, maka kami meminta 20 persen dari 70 persen untuk menambah biaya gratis sekolah 12 tahun, kata Pepen di Kantor DPRD Kota Bekasi. Pepen mengatakan, jika dikabulkan, dana tambahan tersebut nantinya akan digunakan untuk membebaskan pendidikan SMA/SMK sederajat di Kota Bekasi.

Menemui Gubernur Jakarta Anies Baswedan

Bahas Kemitraan dengan Pemprov DKI Jakarta Pepen mengutarakan, pihaknya akan segera membicarakan dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang selama ini berjalan dengan baik. Kemitraan dengan DKI Jakarta sudah dirintis kemarin, mulai dari daerah penyangga menjadi mitra, sudah memberi kontribusi dengan kita, maka kita akan memanfaatkan dengan beberapa kegiatan. Pepen menambahkan, Pemkot Bekasi akan membahas mengenai peningkatan kerjasama dengan Penprov DKI Jakarta seperti dalam bidang Infrastruktur, Lingkungan Hidup, Sosial, pengelolaan TPA Bantargebang, Transpatriot, dan lain sebagainya.

Minta Ridwan Kamil Menjadikan Bekasi Skala Prioritas

Pepen juga memimnta kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil agar Kota Bekasi menjadi salah satu skala prioritas Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Alasannya, karena Bekasi menjadi kota terbesar kedua yang ada di Jawa Barat dan sudah berkontribusi dalam dana bagi hasil dari Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor kepada Pemprov Jawa Barat.

Pak Gubernur tolong kota Bekasi harus mempunyai keseimbangan skala prioritas, dan harus ada kedekatan karena apa? Sebagai pintu gerbang provinsi Jawa Barat. Kita juga sebagai penghasil PKB BBNKB terbesar setelah kota Bandung, hal tersebut yang kami sampaikan. Semoga Kota Bekasi diberi banyak bantuan bisa meningkatkan APBD, kata Pepen.

Dukung rencana Ridwan Kamil mengenai tata Kalimalang Pepen bersyukur atas agenda Ridwan Kamil menata kembali saluran air Kalimalang. Pepen mengatakan sebenarnya sejak dua tahun yang lalu Pemerintah Kota Bekasi sudah mempunyai rencana mempercantik Kalimalang. Kita juga akan meminta infrastruktur, Beliau bilang mau menata Kalimalang, maka kami sangat bersyukur. Dua tahun lalu kami sudah membuat Detailed Engineering Design, kata Pepen.

Selamat atas peresmian walikota Bekasi, semoga dapat menjalankan amanat serta visi misi yang sesuai dan terealisasi. (Rico/Gus Anto/Viwi Yusya/Thoriq/Izzul/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here