Kampanye Damai, Pendukung Jokowi dan Prabowo Gunakan Pakaian Adat

0
425
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Massa pendukung capres-cawapres Joko Widodo dan Prabowo Subianto kompak mengenaikan busana adat disebuah acara kampanye damai Pemilu 2019. Para relawan kedua pasang calon bahkan sudah meramaikan kawasan Monas, tempat kampanye tersebut berlangsung.

Ditektur Relawan Tim Kampanye Nasional Jokowi dan Ma’ruf, Maman Imanulhaq mengutarakan, relawan yang hadir di acara tersebut yakni, Monas, Jakarta Pusat, kebanyakan mereka sudah meramaikan pengundian nomor urut capres beberapa hari lalu. Beberapa relawan yang hadir di Tugu Proklamas, sekitar 3.500 akan datang kesini. Terdapat dari berbagai daerah, kata Maman di lokasi acara.

Pendukung Jokowi Dan Prabowo Menggunakan Pakaian Adat Di Kampanye

Maman menyebut Jokowi dan Ma’ruf menyambut gembira deklarasi kampanye damai tersebut. Timses mengaba-aba kepada seluruh relawan agar tetap mengedepankan persatuan dalam kampanye ini. Untuk mendahulukan nilai-nilai persatuan. Tidak ingin adanya hoax dan fitnah, sebut Maman.

Maman menyebutkan ada makna mengapa relawan datang menggunakan pakaian daerah. Apa itu? Jadi terdapat beberapa relawan yang datang dengan mengenakan pakaian daerah. Ini menegaskan bahwa sesungguhnya pemimpin yang akan maju menjadi presiden harus melihat bahwa sebenarnya kita beraneka ragam. Tanpa membedakan suku dan budaya, tuturnya.

Pedukung Prabowo dan Sandi dari kalangan Partai Demokrat juga datang menggunakan pakaian adat. Kami memperoleh distribusi 50, namun kami lebih. Selain menggunakan busana adat, masing-masing pengurus menggunakan pakaian lainnya, kata Sekjen Demokrat.

Demokrat sangat mengapresiasi acara yang sudah diselenggarakan KPU tersebut. Menurutnya, kampanye damai akan membawa kejujuran dalam pemilu mendatang. Saya kira adanya pawai budaya sangat bagus untuk kampanye budaya kita, sebutnya. Lapangan Monas tersebut sudah dipenuhi oleh warga dan beberapa kalangan partai politik sejak pagi. Kegiatan ini juga akan di ikuti oleh Capres, Cawapres hingga Ketua Umum dari masing-masing partai politik.

Karnaval Kampanye Jokowi Adat Bali, Ma’ruf Amin Menggunakan Jas

Karnaval deklarasi kampanye damai pemilu serentak 2019 sudah dimulai hari ini. Calon Presiden Joko Widodo bahkan tampak mengenakan pakaian adat Bali, sementara cawapres Ma’ruf Amin tetap menggunakan jas dan bersarung. Karnaval tersebut dilepas pada pukul 07.25 WIB di lapangan silang barat Tugu Monas, Jakarta Pusat. Perjalanan dimulai dengan ditandai pelepasan balon ke udara oleh Ketua KPU.

Dari barisan paling depan diisi oleh beberapa pasukan marching band. Barulah di belakangnya terlihat capres dan cawapres nomor urut 1 yakni Jokowi dan Ma’ruf Amin yang menumpangi mobil golf. Sementara itu, Ma’ruf Amin tampak duduk sebagai penumpangnya di sebalah kanan Jokowi. Ma’ruf mengenakan kemeja putih dibalut jas dan pada bagian bawah mengenakan kain sarung. Beliau juga mengenakan peci sebagai penutup kepala serta kain sorban yang melingkar pada pundaknya.

Sepanjang perjalanan, Jokowi menebar senyum merekah ke arah warga. Sesekali juga Jokowi mengangkat jari telunjuk sebagai sebuah simbol angka kepada masyarakat. Di belakang kendaraan Jokowi, sudah di isi oleh barisan pendukung Jokowi dan Ma’ruf Amin dari berbagai jenis kelompok. Mereka membawa atribut dukungan untuk capres dan cawapres nomor urut 1 seperti halnya spanduk, poster dan bendera. Barulah di belakang barisan tersebut terdapat kendaraan mobil golf untuk pasangan capres dan cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Hingga pukul 07.38 WIB, iring-iringan karnaval tersebuut baru saja keluar dari kawasan Monas. Nantinya rute yang akan dilewati yakni Jl Medan Merdeka Barat, dan memutar ke kiri untuk masuk ke kawasan Monas kembali. Capres Prabowo Subianto, sampai Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menggunakan pakaian adat daerah. Sejumlah ketua umum partai seperti ketua PAN Zulkifli Hasan, ketua PPP Romahurmuziy, ketua PBB Yusril Ihza Mahendra, hingga Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga turut hadir memeriahkan acara tersebut. (Rico/Gus Anto/Viwi Yusya/Thoriq/Izzul/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here