Meninggal Dunia Presiden Vietnam Di Usia 61 Tahun

0
223
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Kabar duka datang dari salah satu negara tetangga Asean, Vietnam. Presiden Vietnam Tran Dai Quang dikabarkan meninggal dunia pada hari jumat waktu setempat di 108 Military Hospital di Hanoi. Presiden Tran Dai Quang meninggal di usia 61 tahun setelah mengalami sakit. Memang tak di jelaskan secara rinci sakit apa yang sedang di derita Presiden Tran Dai Quang. Untuk mengenang jasanya, berikut sudah kami merangkum sederetan fakta mengenai Presiden Vietnam Tran Dai Quang dari berbagai jenis sumber.

Fakta-Fakta Meninggalnya Presiden Vietnam Di Usia 61 Tahun

Tidak Diketahui Penyakitnya

Hingga artikel ini ditulis, belum terdapat keterangan secara pasti mengenai penyakit yang diderita Tran Dai Quang. Namun diperkirakan upaya penyembunyian penyakit Tran Dai Quang merupakan sebuah rahasia dari negara yang memang harus dilindungi.

Pernah Absen Selama Satu Bulan Dari Tugas Kenegaraannya Sebagai Presiden

Di Agustus 2017, Presiden Vietnam Tran Dai Quang tak tampil di depan publik selama lebih dari satu bulan. Hal ini memang menguatkan desas-desus mengenai penyakit keras yang ia derita. Penampilannya terakhir di depan publik yakni ketika Tran Dai Quang menghadiri pertemuan Politburo dan menyambut delegasi China di Hanoi beberapa hari lalu.

Pucat Ketika Bertemu Joko Widodo

Penampilan Tran Dai Quang sempat menjadi perhatian publik ketika menyambut Presiden Joko Widodo minggu lalu. Presiden Tran Dai Quang saat itu terlihat sangat kurus, pucat, dan tidak bisa berdiri dengan stabil.

Jabatannya Sebagai Presiden Vietnam

Tran Dai Quang terpilih menjadi seorang presiden Vietnam pada April 2016 lalu setelah lebih dari empat masa memegang berbagai jabatan dalam Kementerian Keamanan Publik Vietnam.

Orang Terkuat Di Vietnam

Presiden Tran Dai Quang lahir di Provinsi Ninh Binh, Vietnam tepat pada tanggal 12 Oktober 1956. Tran Dai Quang masuk ke sebuah akademi kepolisian dan karirnya meningkat dengan berbagai jenis posisi di Kementerian Keamanan Publik Vietnam sebelum pada akhirnya ia dipilih menjadi menteri di tahun 2011.

Sebagai petinggi keamanan negara dan jenderal bintang empat, Tran Dai Quang terpilih menjadi presiden pada April 2016 oleh Majelis Nasional yang sudah di dominasi partai Komunis. Ini menjadikan ia Tran Dai Quang orang terkuat kedua di Vietnam setelah Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong.

Menurut media di pemerintahan Vietnam, penyebab meninggalnya Tran Dai Quang di karenakan penyakit serius yang bekepanjangan dideritanya. Ia bahkan sudah memperoleh perawatan dari dokter dan profesor dari dalam mapun luar negeri, namun upaya tersebut tidak dapat menyelamatkan nyawa Tran Dai Quang.

Kabar meninggalnya Presiden Vietnam juga sampai kepada Presiden Joko Widodo. Melalui akun Twitter pribadinya, Jokowi mengucapkan bela sungkawa serta doa kepada mendiang. Turut berbelasungkawa dan doa untuk keluarga, rekan, serta rakyat Vietnam. Semoga beliau beristirahat dalam damai, tulis Jokowi.

Diketahui, Tran Dai Quang dan Presiden Jokowi terakhir bertemu 10 hari lalu ketika acara Forum Ekonomi Dunia mengenai ASEAN di Hanoi, Vietnam. Padahal sepuluh hari lalu saya bertemu dengan beliau, Bapak Trần Đại Quang, di Hanoi. Semalam saya mendengar berita duka atas wafatnya beliau pada 21 September 2018, tulisnya.

Diketahui, kekuasaan di Negara Vietnam dibagi antara presiden, perdana menteri, ketua Partai Komunis atau legislatif, dan Majelis Nasional. Berita berpulangnya Quang terbilang cukup mengejutkan. Sebabnya, pada beberapa waktu lalu, Quang masih aktif menjalankan tugas kepresidenan. Dia dan Presiden Joko Widodo bahkan bertemu di hari itu untuk membahas beberapa kesepakatan. Demikian informasi kami sampaikan, semoga keluarga yang di tinggalkan diberi ketabahan. (Rico/Gus Anto/Viwi Yusya/Thoriq/Izzul/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here