PSI Komentari Dana Kampanye Prabowo-Sandi Rp 2 M, Sangat Aneh

0
252
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – PSI mempertanyakan dana kampanye Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno yakni hanya Rp 2 miliar. Menurut Sekjen PSI Raja Juli Antoni, dana milik pasangan nomor urut 2 itu tidak masuk akal. Tim kampanye Prabowo dan Sandi melaporkan dana sebesar Rp 2 M. Publik wajar bertanya-tanya kenapa hanya Rp 2 M? Apa sekadar di cocokan dengan nomor urut mereka yakni No 2? Ujar Toni.

Ulasan mengenai PSI Komentari Dana Kampanye Prabowo-Sandi Rp 2 M, Sangat Aneh

Sementara Prabowo-Sandi hanya melaporkan Rp 2 M untuk keperluan kampanye, pasangan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin melaporkan dana kampanye mereka sebesar Rp 11,9 M. Toni melihat adanya ketidak sinambungan dalam angka dana kampanye awal Prabowo dan Sandiaga. Angka Rp 2 M tersebut terasa aneh bagi rakyat. Mereka setiap hari bicara kemiskinan, namun keduanya sebenarnya sangat kaya, harta mereka naik signifikan di tahun-tahun terakhir. Menurut LHKPN, kekayaan Prabowo Rp 1,9 triliun dan sandi Rp 5 triliun, sebutnya.

Toni lalu menyindir dana kampanye Prabowo-Sandi dengan tudingan elite Demokrat Andi Arief yakni dugaan mahar. Di awal terbentuknya koalisi, Andi menuding Sandi membayar masing-masing Rp 500 M untuk PKS dan PAN agar direstui menjadi calon presiden. Belakangan, Bawaslu tidak bisa membuktikan tuduhan tersebut. Wajar jika rakyat sampai sekarang bertanya-tanya, kenapa dana kampanye mereka hanya sebesar Rp 2 M? Lalu dana yang lain tersimpan di mana? Atau disimpan di dalam kardus-kardus lain seperti yang pernah dibicarakan Andi Arief?, sindir Toni.

Seperti yang sudah diketahui, pasangan Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi sudah melaporkan dana kampanye awal ke KPU. Dana awal kampanye Jokowi-Ma’ruf yakni sebesar Rp 11,9 M dan dana kampanye Prabowo dan Sandi Rp 2 M. Tim sukses Jokowi-Ma’ruf mengatakan besaran dana Rp 11,9 miliar tersbut berasal dari sumbangan partai politik dan perusahaan. Dana kampanye sebesar Rp 8,5 miliar terdapat di kas rekening khusus, sedangkan Rp 3,4 miliar untuk membeli barang dan kas tim kampanye.

Sementara itu, timses Prabowo dan Sandi mengatakan dana Rp 2 miliar tersebut berasal dari dana pribadi calon pasangan. Prabowo dan Sandi masing-masing mengeluarkan Rp 1 miliar. Dua pasangan capres-cawapres peserta Pilpres 2019 sudah melaporkan dana awal kampanye nya. Laporan dana awal kampanye tersebut akan di verifikasi lebih lanjut oleh KPU. Calon presiden dan wakil presiden juga sudah menyampaikan laporan awal dana kampanye kepada KPU, kata Komisioner KPU.

Berdasarkan data, dana awal kampanye yang dilaporkan kubu Prabowo dan Sandiaga sebesar Rp 2 miliar. Sementara Jokowi dan Ma’ruf Amin mencapai Rp 11 miliar. Memang pada masa awal kampanye, Sandi mengatakan timnya berusaha menggalang dana dari publik secara transparan di samping menggunakan dana pribadi. Dana awal kampanye Rp 2 miliar merupakan hasil patungan Prabowo dan Sandiaga. Keduanya masing-masing merogoh kocek sebanyak Rp 1 miliar.

Sandi mengatakan, biaya kampanye untuk pemilu sangat mahal. Bahkan ia yang mempunyai latar belakang pengusaha menilai dana besar yang digunakan untuk Pilpres, sangat tidak masuk akal. Sandi mempunyai pengalaman ikut pilkada DKI 2017. Saat itu dana kampanye nya mencapai Rp 60 miliar. Ia yakin dana kampanye Pilpres  tersebut akan membutuhkan dana yang lebih besar lagi.

Sedih ya, jangan dibandingkan dana kampanye dengan sebelah lah yakni pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, ujarnya usai menyerahkan laporan dana awal kampanye ke KPU, Jakarta. Iya ini kan dana awal kampanye kami, sedangkan pasangan nomor urut 1 hampir 6 kali lipat, sambung mantan wakil gubernur DKI Jakarta tersebut. (Rico/Gus Anto/Viwi Yusya/Thoriq/Izzul/Dari berbagai sumber)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here