PSSI Resmi Berikan Sanksi Untuk Persib, Suporter dan Panitia Pelaksana

0
301
Foto : ANTARA

Jakarta, namalonews.com – Komisi Disiplin (Komdis) PSSI telah memutuskan untuk memberikan sanksi kepada Persib Bandung, pendukungnya, panitia pelaksana Persib Bandung dan panitia penyelenggara pertandingan Persib vs Persija yang berlangsung pada (23/9) yang lalu.

Dilansir dari situs resmi PSSI, Selasa (2/10/2018) hasil sidang Komite Disiplin, telah disimpulkan ada beberapa pelanggaran kode disiplin.

Beberapa pelanggaran yang dimaksud adalah, suporter Persib melakukan intimidasi kepada ofisial Persija pada saat MCM (pertemuan teknis), melakukan sweeping, pengeroyokan dan pemukulan terhadap suporter Persija hingga tewas sebelum pertandingan. Komdis menilai, panitia penyelenggara pertandingan gagal memberikan rasa aman dan nyaman terhadap suporter yang datang menonton.

Komdis memutuskan memberikan hukuman untuk Persib berupa sanksi pertandingan home di luar Pulau Jawa, tepatnya di Kalimantan, tanpa penonton sampai akhir musim kompetisi 2018. Sanksi lainnya adalah pertandingan kandang tanpa penonton di Bandung sampai setengah musim kompetisi tahun 2019.

Untuk suporter dan penonton, Komdis juga memberikan sanksi berupa larangan untuk menyaksikan pertandingan Persib Bandung baik pada saat home maupun away serta pertandingan Liga 1 lainnya sejak putusan ini ditetapkan sampai pada setengah musim kompetisi 2019.

Panitia pelaksana pertandingan Persib vs Persija pun juga mendapatkan sanksi. Komdis menghukum ketua panitia pelaksana pertandingan dan security officer dilarang ikut serta dalam kepanitiaan pertandingan Persib Bandung selama 2 (dua) tahun.

Panitia pelaksana Persib Bandung juga didenda sebesar Rp. 100.000.000 (seratus juta rupiah). Selain itu, panitia pelaksana Persib Bandung wajib memerangi dan melarang rasisme dan tulisan provokasi serta slogan yang menghina pada spanduk, poster, baju dan atribut lainnya dengan cara apapun.

Adapun untuk seluruh tersangka pengeroyokan Haringga, Komdis memutuskan sanksi larangan menonton sepak bola di wilayah Republik Indonesia seumur hidup.

“Dengan telah diputuskannya hukuman ini dari Komdis dan mengakomodasi permohonan dari forum silaturahmi klub Liga 1, PSSI mencabut status penghentian sementara Liga 1. PSSI juga meminta PT Liga Indonesia Baru untuk dapat kembali menjalankan Liga 1 2018 terhitung tanggal 5 Oktober 2018,” kata Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria.

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here