Sejumlah Negara Menawarkan Bantuan Untuk Palu dan Donggala

0
294
Foto : bbc

Jakarta, namalonews.com – Pemerintah memastikan akan menerima bantuan Internasional untuk korban gempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto ditugaskan mengkoordinasi bantuan-bantuan internasional untuk gempa Sulawesi Tengah.

“Bahwa presiden sudah memutuskan untuk menerima bantuan-bantuan dari internasional.” kata Menko Polhukam Wiranto dalam jumpa pers, Senin (1/10/2018).

Negara yang menawarkan antara lain Amerika Serikat, Prancis, Ceko, Swiss, Norwegia, Hungaria, Turki, Uni Eropa, Australia, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Qatar, Thailand, Malaysia India, dan Cina.

Uni Eropa

Uni Eropa mengumumkan bantuan 1,5 juta euro (Rp 25,5 miliar) untuk Indonesia. Selain bantuan berupa uang, Uni Eropa juga akan mengirimkan ahli kemanusiaan untuk mengkoordinir bantuan kemanusiaan. Uni Eropa juga akan mengaktifkan layanan pemetaan satelit Copernicus yang akan membantu memetakan wilayah bencana.

Korea Selatan

Korea Selatan akan mengirimkan bantuan sebesar USD 1 juta (Rp. 15 miliar). Korsel juga mempertimbangkan memberi bantuan tambahan mengingat akses jalan dan komunikasi di beberapa kabupaten di Sulawesi Tengah masih terganggu.

Australia

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan dirinya telah berkomunikasi dengan Presiden Joko Widodo dan menyatakan simpatinya dan telah menawarkan bantuan kepada Indonesia untuk menyikapi bencana gempa bumi dan tsunami yang melanda Kota Palu dan Donggala di Sulawesi Tengah.

Cina

Pemerintah Cina melalui Palang Merah Cina juga telah menyampaikan bantuan sebesar USD 200 ribu (3,009 milliar) kepada Palang Merah Indonesia.

Amerika Serikat

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Heather Nauert, Amerika Serikat siap memberi bantuan dalam upaya pemulihan.

“Amerika Serikat menyampaikan belasungkawa dan dukungan untuk seluruh warga Indonesia yang terkena dampak gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulawesi Tengah pada 28 September,” ucap Heather Nauert, dalam pernyataan via situs resmi Departemen Luar Negeri AS.

Menurut Wiranto, untuk Prancis, Ceko, Swiss, Norwegia, Hungaria, Turki, Uni Emirat Arab, Qatar, Malaysia,Thailand dan India akan memberi bantuan yang  dibutuhkan di Sulawesi Tengah.

Selain itu, kata Wiranto, United Nations Development Programs (UNDP) dan kelompok organisasi internaisonal Asia juga sudah mengajukan tawaran bantuan.

Korban gempa bumi dan tsunami di kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, terus bertambah. Hingga sekarang, tercatat sudah 925 orang meninggal dunia, 99 hilang, 799 orang luka-luka, 59.450 orang mengungsi, yang terpapar di 109 titik.

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here