Belasan Anak SD di Kendal Keracunan Usai Makan Permen Stik Jelly

0
390
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com –  Polisi telah menyita sebanyak 20 kardus permen berbentuk stik dari Pasar Sukorejo Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, setelah 14 siswa SD 01 Ngadiwarno Keracunan. Polisi pun mengimbau agar permen itu tidak dijual dulu.

Kombes Pol Agus Triatmaja, Kabid Humas Polda Jateng, menjelaskan, sisa produk permen di sekolah tersebut disita. Kemudian dari hasil penelusuran, permen itu dibeli dari Pasar Sukorejo.

“Stok yang masih tersedia 20 dus dengan harga dijual kembali Rp 28 ribu per kotak,” kata Agus, Rabu (04/10/2018).

Foto:ist

Permen tersebut telah diamankan oleh kepolisian agar  tidak diperjualbelikan kembali, dan saat ini proses uji lab tengah dilaksanakan di Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal terhadap sampel permen itu.

“Imbauannya untuk permen dalam bentuk jelly tersebut tidak diperjualbelikan lagi, Permen itu memang terdaftar resmi di BPOM, namun kami akan mengujinya. Jika nanti terbukti ada zat berbahaya di dalamnya maka kami akan memberitahu itu kepada kepala BPOM,” katanya.

Ada 4 orang saksi yang diperiksa yaitu, guru, petugas medis, penjual permen di kantin, dan pedagang permen di Pasar Sukorejo, dan dari keterangan penujual permen di kantin. Keracunan baru kali ini terjadi, padahal sebelumnya permen tersebut sudah dijual.

Untuk para orangtua yang memiliki anak  khususnya yang sedang bersekolah SD atau TK agar menghimbau anaknya untuk tidak jajan produk yang tidak pernah dikenal sebelumnya.

Penulis : Thoriq Naghi Irawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here