Vicky Zhao dan Shu Qi Dibidik Pajak oleh Pemerintah Cina

0
497
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Setelah menahan Fan Bingbing dan menjatuhkannya denda sebesar Rp1,9 triliun, kini Pemerintah berwenang di Cina membidik selebriti papan atas Vicky Zhao dan Shu Qi (artis Taiwan).

Seperti dikutip dari laman AsaiOne, kedua artis tersebut tampil di reality show ‘Chinese Restaurant 2’ yang ditayangkan Hunan Television. Satu seleb lagi yang turut mendukung acara televisi ini adalah aktor Alec Shu sebagai tamu reguler.

Ketiga orang itu masing-masing dibayar 50 juta yuan (Rp110,3 miliar) untuk musim kedua tayangan tersebut. Namun berdasarkan aturan baru, selebritas yang tampil di program televisi tidak boleh dibayar lebih dari 10 juta yuan (Rp22 miliar) per musim.

Vicky Zhao dan Shu Qi oleh Pemerintah Cina diminta untuk mengembalikan uang sebesar 40 juta yuan (Rp88,2 miliar) dari bayaran mereka tersebut oleh administrasi Radio dan Televisi Nasional Cina.

Sementara itu, Vicky dilaporkan sudah melaksanalkan permintaan Pemerintah Cina tersebut. Sedangkan Shu Qi awalnya enggan, tapi akhirnya melakukannya setelah dirayu Vicky.

Media juga berspekulasi bahwa penyanyi Cina lainnya, Faye Wong, mungkin menjadi target penyelidikan selanjutnya. Dia dikabarkan mengantungi 300 juta yuan (Rp662 miliar) untuk berpartisipasi di kompetisi musik, Phantacity.

Sedangkan Fan Bingbing berisiko kehilangan endorsement dari sekitar 127 merek yang diwakilinya. Mayoritas dari 127 merek tersebut sudah melepas Bingbing sebagai juru bicara mereka akibat skandal pajak tersebut.

Bingbing dikabarkan menjual 41 propertinya di Beijing dengan harga 20—30% di bawah pasar. Diduga, uang hasil penjualan properti itu akan dipakai Bingbing untuk membayar denda pajak yang belum dilunasinya.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here