Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Jawa Timur dan Bali

0
39
Foto : BMKG

Jakarta, namalonews.com – Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo M 6,4 mengguncang wilayah Jawa Timur dan Bali pada Kamis (11/10/2018) pukul 01.57 WIB.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,47 Lintang Selatan dan 114,43 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 61 km arah timur laut Kota Situbondo, Kabupaten Situbondo, Propinsi Jawa Timur pada kedalaman 10 km. Gempa di wilayah Jawa Timur dan Bali ini tidak berpotensi tsunami.

Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, daerah paling parah terdampak gempa adalah di Kecamatan Gayam, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

“Guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di Sumenep dan Situbondo selama 2-5 detik. Masyarakat berhamburan keluar rumah. Sedang di daerah lain gempa dirasakan sedang selama 2-5 detik,” kata Sutopo.

Akibat gempa tersebut, 3 orang meninggal dunia karena tertimpa bangunan yang roboh saat tidur.

“3 orang meningal dunia di Kecamatan Gayam Kabupaten Semenep Jawa Timur. Korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh. Kejadian gempa Kamis dini hari saat korban sedang tidur tiba-tiba gempa mengguncang dan rumah roboh sehingga korban tidak bisa menyelamatkan diri,” lanjutnya

Menurut data dari  BNPB serta BPBD Provinsi Jatim dan BPBP Kabupaten Sumenep, kerusakan rumah tercatat di Kecamatan Gayam, Kepulauan Sepudi. Kemudian di Kopedi, Kecamatan Bluto, Sumenep.

Kerusakan juga terdapat di Kertasada, Kecamatan Kalianget, Sumenep. Serta di Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-batang, Sumenep. Satu masjid rusak juga tercatat di Kecamatan Sepudi, Sumenep, yakni masjid Desa Gendang Timur.

Berdasarkan analisis peta gempa, intensitas gempa dirasakan III-IV MMI di Denpasar, III MMI di Karangkates, III MMI di Gianyar, III MMI di Lombok Barat, III MMI di Mataram, III MMI di Pandaan.

“Artinya gempa dirasakan ringan hingga sedang. Secara umum tidak banyak dampak kerusakan akibat gempa,” ujar Sutopo.

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here