18 Provinsi di Indonesia yang Rawan Terhadap Tsunami Dipasangi Sirine

0
429
Foto : BMKG

Jakarta, namalonews.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memasang  52 unit sirine di wilayah yang rawan terhadap bencana tsunami di seluruh Indonesia.

“Sirine tsunami dipasang di lokasi yang pernah terjadi bencana, di Kwandang Kabupaten Gorontalo Utara pernah terjadi gempa dan tsunami tahun 2008,” kata Kepala BMKG Gorontalo, Indar Adi Waluyo, Sabtu (13/10/2018).

Selain untuk keperluan data BMKG, sirine ini juga digunakan untuk keperluan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sirine itu nantinya merupakan salah satu perangkat pendukung untuk peringatan dini datangnya tsunami.

“Early warning atau peringatan dini terbaik adalah diri sendiri. Jika dekat dengan pantai dan terjadi gempa besar, segera lari menjauhi pantai menuju tempat yang tinggi. Tidak perlu menunggu sirine tsunami berbunyi baru berlari, karena bisa jadi banyak kendala teknis di lapangan,” kata Indar Adi Waluyo.

Di Gorontalo sudah terlebih dahulu dipasang sirine sejak tahun 2009, Sirene itu terdapat di halaman parkir gedung Bele li Mbui Kota Gorontalo, dan di Desa Moluo Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.

“Kami berharap pemerintah daerah dapat memasang sirine tsunami ini, tidak harus mengharapkan BMKG. Beberapa sirine yang dipasang di Yogya, Bali dan Sumatera Barat harganya tidak mahal,” kata Indar Adi waluyo.

Setiap tanggal 26 pada setiap bulannya, sirene akan dibunyikan untuk keperluan uji sirine dengan bekerja sama dengan pemerintah setempat.

Sementara itu, sirine atau remote terminal unit (RTU) yang dipasang di 18 provinsi rawan  bencana tsunami, rinciannya sebagai berikut:

  1. Provinsi di Aceh 8 unit
  2. Sumatera Barat 6 unit
  3. Sumatera Utara 2 unit
  4. Bengkulu 2 unit
  5. Lampung 2 unit
  6. Gorontalo 2 unit
  7. Sulawesi Utara 2 unit
  8. Sulawesi Tengah 1 unit
  9. Papua 1 unit
  10. Papua Barat 1 unit
  11. Maluku 1 unit
  12. Nusa Tenggara Timur 1 unit
  13. Bali 9 unit
  14. Jawa Timur 4 unit
  15. DI Yogyakarta 2 unit
  16. Jawa Tengah 2 unit
  17. Banten 3 unit
  18. Jawa Barat 2 unit

Penulis : Thoriq Naghi Irawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here