Pelarian Buronan Eddy Sindoro Telah Berakhir

0
153
Foto:ist

Jakarta, namnalonews.com – Buronan kasus dugaan suap penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta, Eddy Sindoro, ditangkap KPK dan polisi pada Kamis (11/10). Eddy Sindoro menyerahkan diri kepada KPK di KBRI Singapura dan kemudian dibawa ke Jakarta.

Sejak ditetapkan menjadi tersangka pada akhir 2016 lalu, eks Presiden Komisaris Lippo Group itu tidak diketahui keberadaannya. Untuk menghindari kejaran petugas kepolisian, Eddy berpindah-pindah lokasi di berbagai negara.

Diketahui pada akhir November 2017 lalu, Eddy sempat memperpanjang paspor Indonesia di Malaysia. Bahkan, dia juga sempat tertangkap otoritas Malaysia pada Agustus 2018 dan kemudian dideportasi ke Indonesia.

Dalam pelariannya tersebut, Eddy Sindoro juga sempat kembali ke Indonesia pada 29 Agustus 2018 karena dideportasi itu. Namun ia langsung terbang kembali ke luar negeri, yakni ke Bangkok, Thailland tanpa melalui proses imigrasi.

“Dari akhir tahun 2016 hingga 2018, ESI (Eddy Sindoro) diduga berpindah-pindah di sejumlah negara di antaranya Bangkok (Thailand), Malaysia, Singapura, dan Myanmar,” kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di KPK, Jumat (12/10).

Eddy Sindoro juga diketahui pernah mencoba memperpanjang paspornya di Myanmar pada November 2017. Namun, kini pelarian Eddy Sindoro telah berakhir

Eddy Sindoro adalah tersangka kasus dugaan suap terhadap Edy Nasution selaku Panitera pada PN Jakarta Pusat. Diduga, Eddy Sindoro memberikan suap terkait pengurusan sejumlah perkara di bawah Lippo Group.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here