Jokowi Jelaskan Maksud ‘Games of Thrones’ yang Diucapkannya Saat Pertemuan IMF dan Bank Dunia

0
145
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Pidatonya banyak dibicarakan masyarakat, akhirnya Presiden Jokowi menjelaskan maksud sebenarnya ‘Game of Thrones’ yang diucapkannya ketika pertemuan IMF-Bank Dunia belum lama ini.

Jokowi mengatakan bahwa pidatonya adalah tentang perebutan kekuasaan. Hal itu disampaikan Jokowi saat pidato Sidang Terbuka Senat Universitas Kristen Indonesia (UKI) dalam rangka Lustrum XIII di kampus UKI, Cawang, Jakarta, Senin (15/10/2018).

Menurut Jokowi, perhelatan ekonomi dan politik dunia saat ini diwarnai pertarungan antara kekuatan-kekuatan besar, antar-negara-negara besar dan negara-negara elite. Perebutan kekuasaan antara kekuatan besar itu bagai roda besar berputar, seperti layaknya siklus kehidupan.

Lanjut Jokowi, ketika kekuatan-kekuatan besar tersebut sibuk bertikai satu sama lain, mereka tidak sadar adanya ancaman yang lebih besar. Misalnya perubahan iklim, terorisme global, dan menurunnya ekonomi global.

“Baik kekalahan maupun kemenangan dalam perang selalu hasilnya sama, yaitu dunia porak poranda. Tidak boleh melakukan kerusakan hanya untuk menghasilkan sebuah kemenangan,” tegas Jokowi.

Menurut mantan Walikota Solo ini, tidak ada artinya kemenangan yang dirayakan di tengah kehancuran. Itulah pesan moral yang ingin saya sampaikan di saat annual meeting itu.

Pesan moral yang disampaikan Jokowi tidak hanya relevan untuk pemimpin dunia saat ini, tetapi juga tepat disampaikan kepada masyarakat dan pemimpin dan elite politik dalam negeri. Apalagi saat ini Indonesia memasuki tahun politik.

“Terutama elite-elite yang memperjuangkan kepentingannya. Saat ini kita memasuki tahun politik, semuanya sudah tahu. Dan masyarakat kita akan ikut terlibat dalam proses demokrasi dan kontestasi politik,” katanya.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here