Berbeda dengan Google, Facebook Perbolehkan Iklan Politik

0
154
Foto:ist

Jakarta, namalonews.com – Facebook menjadi platform social media yang terbuka untuk iklan politik. Tetapi Facebook juga menyadari  jika iklan politik bisa memicu sikap partisan atau justru ketakutan. Selain itu, iklan politik juga mempunyai potensial bersifat manipulatif, seperti halnya iklan politik di Facebook yang disponsori oleh pihak Rusia saat pemilihan umum Presiden AS tahun 2016.

“Karena itu, selama setengah tahun terakhir kami berupaya mendalami lebih jauh iklan politik pada platform kami, termasuk pengajuan pertanyaan diri kami sendiri,” ujar Katie Harbath, Global Politics and Government Outreach Director dalam siaran persnya, Rabu (31/10/2018).

Menghapus iklan politik di Facebook merupakan satu-satunya cara agar platform ini terbebas dari campur tangan politik. Namun di sisi lain, ada yang berpendapat dan berbeda argumen lain.

Menurut Harbath, melarang iklan politik di Facebook dapat membuat persaingan tidak sehat antara politisi pilihan masyarakat dan petahana dengan dukungan dana besar.

“Belanja iklan digital umumnya lebih terjangkau dibanding iklan TV atau media massa, sehingga bisa menjadi cara ekonomis bagi kandidat dengan dana kampanye minim atau menjangkau orang lebih luas dan meningkatkan jumlah pendukungnya,” tuturnya.

Setelah dipertimbangkan bahwa lebih banyak manfaat disbanding kerugian, Facebook bersikukuh untuk menerima iklan politik, dan juga mereka sedang memikirkan bagaimana cara agar tidak ada orang yang menyalah gunakan iklan di platform mereka.

“Kunci utama dalam hal ini adalah transparansi, karena transparansi yang lebih baik akan berpengaruh terhadap peningkatan tanggung jawab dan akuntabilitas bagi pengiklan seiring dengan berjalannya waktu,” ungkap Harbath.

Di Amerika Serikat, pengguna Facebook kini sudah dapat melihat siapa yang menjalankan iklan politik, berapa banyak biayanya, dan seberapa luas iklan itu dapat dilihat oleh publik. Pengiklan juga harus memberitahukan siapa yang membiayai iklan tersebut.

Penulis : Thoriq Naghi Irawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here