Polisi Sedang Bahas SIM untuk Kendaraan Listrik

0
149
Foto : Istimewa

Jakarta, namalonews.com – Hingga kini belum ada aturan yang mengatur secara resmi terkait kendaraan yang menggunakan tenaga listrik (aki). Meskipun digunakan sebagai kendaraan di jalan raya, selayaknya para penggunanya harus mengurus kelengkapan surat-suratnya.

Dalam waktu dekat Polri akan menambahkan klasifikasi baru surat izin mengemudi (SIM) untuk pengguna kendaraan listrik. Tujuan penambahan klasifikasi SIM ini menyambut era industri otomotif ramah lingkungan di Indonesia.

Klasifikasi SIM yang berlaku saat ini masih mengacu kepada Peraturan Kepala Kepolisian Nomor 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi yaitu SIM A, SIM B 1, SIM B II, SIMC dan SIM D.

Nantinya akan ada klasifikasi, khusus SIM C yang terbagi tiga kategori yaitu SIM C untuk sepeda motor berkapasitas mesin kurang dari 250 cc, SIM C1 untuk sepeda motor berkapasitas 250-500 cc dan SIM C2 untuk sepeda motor berkapasitas mesin 500 cc ke atas.

Hal ini akan diterapkan mengingat jenis kendaraan di Indonesia juga akan berkembang dengan hadirnya kendaraan listrik.

Pihak kepolisian akan menggandeng Kementerian Perhubungan untuk membahas pertambahan klasifikasi SIM. Pembahasan meliputi diskusi dan menyamakan persepsi terkait kebutuhan SIM pengendara kendaraan listrik.

Pemohon SIM tetap melalui tes tertulis yang berkaitan dengan tes jasmani, rohani dan ujian praktek layaknya pemohon SIM pada kendaraan konvensional. Bedanya terletak pada kendaraan yang digunakan untuk tes praktek. Pemohon akan menjalani tes praktek menggunakan kendaraan listrik mobil atau motor.

Penulis  : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here