Anies Baswedan Dukung Perluasan Sistem Tilang Elektronik (ETLE)

0
162
Foto : inews

Jakarta, namalonews – Usai peluncuran penerapan sistem tilang elektronik (ETLE), di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (25/11), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan bahwa system ETLE akan diperluas dengan menempatkan kamera di beberapa sudut jalan Ibu Kota.

Model ETLE saat ini baru dilaksanakan di dua titik persimpangan dengan lampu lalu lintas, yakni di Jalan MH Thamrin dan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

“Kami dukung dan mudah-mudahan nanti bisa lebih luas, sekarang baru di koridor Sudirman-Thamrin,” kata Anies.

Saat ini menurut Anies, saat ini ada sekitar 700 roda empat dan 4 juta roda dua yang menunggak pajak.  Ditaksir, nilai yang belum bayar pajak kendaraan roda 4 tersebut sekitar Rp1,2 triliun, sedangkan 4 juta kendaraan roda dua sekitar Rp855 miliar.

Pada 2019, sistem tilang elektronik ini rencananya akan dikembangkan dengan menempatkan sebanyak 81 kamera ANPR yang tersebar pada 25 persimpangan di wilayah Jakarta.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf mengatakan, tahun depan Polda Metro Jaya akan meluncurkan tiga inovasi baru pada layanan terkait sektor lalu lintas di DKI Jakarta.

Pertama, sistem tilang elektronik (e-tilang) atau Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE), yang dirintis baru-baru ini. Kedua, menerapkan sistem Integrated Vehicle Registration and Identification System (IVRIS) atau sistem identifikasi kendaraan bermotor yang terintegrasi dengan STNK.

Sedangkan inovasi ketiga,membuka layanan SMS Info 8893 dan Unstructured Supplementary Service Data (USSD) dengan kode akses *368*1#. Layanan ini membuat masyarakat bisa mengakses informasi soal data kendaraan bermotor, jadwal pembayaran pajak kendaraan, serta lokasi pembuatan SIM dan Samsat keliling.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here