#No Straw Movement : Larangan Penggunaan Sedotan Plastik

0
804
Foto : The Cheat Sheet

Jakarta, namalonews.com – Penggunaan sedotan plastik di Indonesia termasuk yang tertinggi di dunia. Data yang dikumpulkan oleh Divers Clean Action memperkirakan pemakaian sedotan di Indonesia setiap harinya mencapai 93.244.847 batang.

Di tengah keprihatinan terhadap masalah limbah plastik yang kian mengancam bumi dan perairan global, upaya untuk mengurangi penggunaan benda plastik yang satu ini semakin gencar dilakukan, termasuk juga di Indonesia.

Founder Divers Clean Action Swietenia Puspa Lestari mengatakan data mencengangkan ini melandasi peluncuran gerakan #No Straw Movement mereka pada tahun 2017 lalu sebagai respon menyikapi banyaknya sampah sedotan plastik yang mengotori perairan dan pantai di Indonesia. Sedotan itu berasal dari restoran, minuman kemasan, dan sumber lainnya (packed straw).

Gerakan ini mengajak warga peduli dengan dampak sedotan plastik sekali pakai terhadap lingkungan. Remahan plastik atau mikroplastik dari sedotan yang masuk ke lautan akan dimakan binatang laut yang akhirnya akan dikonsumsi manusia.

Selain mengajak warga, gerakan ini juga melibatkan para pelaku industri untuk peduli dengan dampak lingkungan dari sedotan plastik dengan tidak lagi menyediakan sedotan plastik.

World Wide Fund for Nature (WWF) juga mendukung gerakan antisedotan plastik. Hal ini dinyatakan oleh Act Manajer of Responsible Marine Tourism and Plastic Pollution Free Ocen Program WWF, Indarwati Aminuddin.

“Gerakan ini juga bisa memicu kesadaran kita semua untuk bertindak secara bersama mengurangi penggunaan produk plastik sekali pakai,” kata Indarwati.

Sedotan atau plastik juga sangat membahayakan satwa di laut. Video viral tentang penyelamatan penyu Olive Rildey dari sedotan plastik yang menusuk lubang hidung menjadi salah satu contoh. Terakhir, paus sperma yang mati di perairan Wakatobi ternyata juga menyimpan sampah plastik sebanyak 5 kilogram di perutnya.

Penulis : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here