Batu Berasal Dari Bulan Terjual Rp12 Miliar Dalam Lelang

0
36
Foto : Istimewa

Jakarta, namalonews.com – Sebanyak 3 batu bulan yang diambil oleh misi Luna-16 Uni Soviet pada 1970, laku terjual 855.000 dolar AS atau sekitar Rp12 miliar dalam lelang yang digelar Rumah Lelang Sotheby di New York, Amerika Serikat (AS), Kamis (29/11/2018).

Angka itu lebih tinggi hampir dua kali lipat dari perkiraan awal yakni 442.400 dolar AS. Sebelumnya batu ini pernah dilelang pada 1993 juga oleh Sotheby. Batu-batu tersebut merupakan satu-satunya sampel asal Bulan yang dimiliki perorangan di luar badan pemerintahan atau militer.

Batu-batu tersebut merupakan milik Nina Ivanovna Koroleva, janda dari Sergei Pavlovich Korolev, mantan direktur program luar angkasa Rusia. Benda itu diberikan oleh pemerintah Uni Soviet sebagai bentuk penghormatan negara atas jasa Korolev.

Korolev sendiri adalah seorang insinyur pakar roket, pesawat terbang, dan pesawat antariksa. Pria ini merupakan otak di balik program antariksa Soviet pada era 1950an dan 1960an.

Ia berjasa dalam suksesnya program antariksa Soviet, termasuk pengiriman manusia pertama ke luar angkasa, Yuri Gagarin pada 1961. Tetapi Korolov wafat pada 1966 dan tak menyaksikan pesawat antariksa Rusia membawa pulang batuan dari Bulan.

Menurut catatan, pesawat Luna-16 mendarat di Bulan pada September 1970, menggali permukaannya sedalam 35 sentimeter untuk mengambil sampel tanah dan batu, lalu kembali lagi ke Bumi.

“Eksplorasi luar angkasa merupakan sesuatu yang universal. Siapa pun dapat melihat ke langit dan merasa senang karenanya. Jadi, kami memiliki banyak peminat dari seluruh dunia dan di semua kalangan usia,” kata pejabat Sotheby, Cassandra Hatton, dikutip dari AFP, Jumat (30/11/2018).

Hatton mengungkap, nilai dari batu Bulan ini sebenarnya tak terhingga. Betapa banyak upaya yang dilakukan manusia untuk mencapainya, namun gagal. Belum lagi nyawa yang dikorbankan untuk bisa mendarat di permukaannya.

Penulis  : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here