Dihentikan Paksa Karena Nyalakan Flare dan Kembang Api, Persija Taklukan Bali United 2-1

0
37
Foto : Tempo.co

Jakarta, namalonews.com – Dalam laga pekan ke-33 Liga 1 2018, banyak drama yang terjadi saat pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Minggu (2/12/2018), Persija taklukan Bali United dengan skor 2-1.

Persija berhasil mencetak gol cepat pada menit ketujuh lewat tendangan keras Sandi Sute. Ini merupakan gol perdana yang dicetak Sandi bersama Persija pada musim ini.

Di menit ke-13, drama mulai terlihat setelah suporter Bali United di tribun utara menyalakan flare. Flare itu terlihat mengganggu jalannya pertandingan, sehingga wasit Djumadi Efendi memutuskan untuk menghentikan pertandingan sementara waktu.

Baru beberapa menit melanjutkan pertandingan, tiba-tiba Djumadi Efendi kembali menghentikan pertandingan. Keputusan itu tak lepas dari suporter Bali United yang kembali menyalakan flare dan kembang api pada menit ke-19.

Laga kembali dilanjutkan pada menit ke-29, namun harus berhenti lagi di menit ke-31 akibat flare dan kembang api yang dinyalakan suporter Bali United.

Di menit ke-64, laga kembali ditunda karena suporter Bali United kembali menyalakan flare dan kembang api sehingga wasit menghentikan untuk sementara pertandingan tersebut. Penyalaan flare dan kembang api tersebut membuat sebagian stadion tertutup asap.

 

Wasit Djumadi Effendi memutuskan untuk melanjutkan pertandingan di menit ke-76.
Di menit ke- 84, Persija berhasil unggul dua gol tendangan dari Marko Simic.

Pada menit ke 90+4, Bali United berhasil mencetak gol lewat Stefano Lilipaly melalui tendangan kerasnya yang tak dapat ditangkap oleh kiper Persija Jakarta.

Sempat terjadi perdebatan antara pemain Persija dengan wasit soal babak tambahan waktu. Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa tampak kesal dengan wasit karena belum juga menghentikan laga, padahal sudah memasuki menit ke-100.

Andritany terkapar di atas lapangan karena kesulitan bernafas setelah di belakang gawangnya penuh sekali asap hasil flare dan kembang api yang dinyalakan suporter Bali United.

Djumadi Efendi pun akhirnya memutuskan kembali untuk melanjutkan pertandingan pada menit ke- 114. Baru berjalan satu menit, wasit Djumadi Effendi langsung meniupkan peluit pertanda berakhirnya pertandingan.

Para pemain dan ofisial Bali United protes karena tidak mendapatkan informasi yang jelas soal sisa waktu yang tersisa di babak kedua. Djumadi Efendi langsung mengambil keputusan bahwa laga sudah selesai dan ia pun masuk ke dalam ruang ganti wasit bersama tiga wasit lainnya.

Dengan kemenangan ini, Persija mendapatkan tiga poin dan berada di posisi puncak klasemen sementara Liga 1 2018 dengan meraih 59 poin. Berbeda 2 poin dari PSM Makassar yang berada di peringkat kedua.

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here