Jokowi Membuka Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional 2018

0
143
Foto : Setkab.co.id

Jakarta, namalonews.com – Presiden Jokowi mengatakan, setiap masuk ke kompleks, kantor, mal, atau ke hotel, yang ditemui pertama bukan direkturnya, bukan manajernya. Orang yang ditemui pertama adalah saudara-saudara, satuan pengamanan, satpam.

Demikian sambutan Jokowi saat memberikan sambutan pada Pembukaan Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional (KIPNAS) Tahun 2018, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (12/12) pagi.

Oleh sebab itu, menurut Presiden, seorang satpam bukan hanya semata-mata menjalankan fungsi pengamanan saja. Namun, satpam menjadi salah satu wajah depan sebuah perusahaan atau kompleks permukiman.

Presiden juga mengemukakan, kehadiran satuan pengamanan (Satpam) sangat diperlukan karena memang polisi tidak bisa berada di semua tempat, setiap waktu sekaligus. Polisi sangat butuh kemitraan dan sangat terbantu dengan jasa pengamanan, satpam.

Foto : Jurnalsecurity

Jokowi pun menambahkan bahwa keamanan merupakan pilar utama bernasyarakat dan bernegara. Ia berharap kehadiran satpam di tengah-tengah masyarakat bisa berkontribusi bagi masyarakat yang aman dan tenteram.

Lanjut Presiden, kontribusi jasa pengamanan akan semakin dibutuhkan karena kita membutuhkan sebuah iklim aman untuk negara kita, Indonesia. Iklim aman itu akan menyebabkan investasi akan datang.

“Juga harus dipikirkan bagaimana membekali satpam dengan peralatan-peralatan yang up to date,” tutur Presiden seraya menekankan pentingnya sertifikasi bagi tenaga satpam.

Presiden mengajak seluruh satpam untuk terus bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, situasi Indonesia yang kondusif, tenteram. “Yang menerima manfaat adalah kita semuanya, rakyat,” katanya.

Dalam kesempatan itu hadir antar lain Menko Polhukam Wiranto, Mesesneg Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Wakapolri Komjen Pol. Ari Dono, dan Ketua Umum Abujapi Budi Rianto.

Konferensi Industri Jasa Pengamanan Nasional 2018  digelar di Hotel El Royale, Bandung, Jawa Barat selama tiga hari, Selasa-Kamis (11-13 Desember 2018). Dihadiri sekitar 800 praktisi jasa keamanan (perusahaan).

Berdasarkan catatannya, terdapat lebih dari dua juta anggota satpam di Indonesia. Dengan bisnis turn over lebih dari Rp 60 triliun per tahun dan setengah dari jumlah satpam tersebut dikelola oleh Abujapi dengan 25 BPD.

Sementara anggota yang ada di bawahnya sebanyak 1.780 perusahaan yang tersebar di Indonesia.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here