Kalah dari Liverpool, Manchester United Mulai Ditinggal Pendukungnya

0
400
Foto : depor.com

Jakarta, namalonews.com – Dalam laga pekan ke 17 Premier League yang berlangsung di Stadion Anfield, Liverpool, Minggu  (16/12/2018) waktu setempat, Liverpool tumbangkan Manchester United dengan skor 3-1.

Liverpool lebih dulu menjebol pertahanan Manchester United di menit ke-24. Mane sukses mematahkan jebakan offiside dan menerima umpan dari Fabinho. Ia menendang bola dengan kaki kirinya tanpa bisa dijangkau oleh kiper Manchester United, De Gea.

Di menit ke-33, Liverpool malah kebobolan. Umpan silang Lukaku dari kiri gagal diamankan oleh Alisson dengan sempurna. Bola kemudian disambar oleh Lingard. Skor pun menjadi imbang 1-1.

Memasuki babak kedua, Liverpool melakukan pergantian pemain di menit ke-70. Ia memasukkan Shaqiri. Pemain asal Swiss ini langsung menjebol gawang De Gea tiga menit kemudian. Bola sepakan kaki kanannya sempat mengenai kaki Young sebelum akhirnya masuk pojok kiri atas gawang MU.

Shaqiri kembali mencetak gol pada menit 80. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti tidak bisa ditepis oleh De Gea.

Dengan hasil ini, Liverpool kembali berada di posisi puncak klasemen. Liverpool memimpin klasemen dengan 45 poin.

Di sisi lain, Gary Neville menilai mantan timnya, Manchester United layaknya makanan Italia, spaghetti bolognese akibat organiasi permainan yang buruk. Menurutnya, skema yang diterapkan Mourinho malah membuat United terlihat acak-acakan.

“Anda bertanya kepada saya di awal laga bagaimana United akan bermain, Anda bisa melihat lima pemain di belakang tapi mereka di mana-mana, mereka seperti spaghetti bolognese ketika Anda melihatnya,” ujar Neville.

“Bahkan dalam mengatur skema saat set-piece ini, garisnya tidak lurus! Saya melihatnya dan tak mengerti siapa yang mengatur garis tersebut,” lanjutnya

Penampilan Manchester United yang drop dan tak punya daya saing adalah kesalahan manajer Jose Mourinho. Saking buruknya, suporter mulai meninggalkan pertandingan-pertandingan MU.

“Fans tak mau menyaksikan pertandingan. Hal itu bukan terjadi cuma sekarang. Kondisi yang sama terjadi di era David Moyes, saat itu adalah kesalahan manajer. Kondisi yang sama terjadi saat (Louis) Van Gaal, itu adalah kesalahan manajer. Mourinho, ini adalah kesalahan manajer,” ucap mantan pemain MU yang kini jadi pengamat, Gary Neville.

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here