Kotak Suara Kardus yang Menuai Pro-Kontra

0
492
Ilustrasi : Procal.co

Jakarta, namalonews.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi akan menggunakan kotak suara berbahan kardus atau karton kedap air pada Pemilu 2019 mendatang. Kotak suara pengganti kotak berbahan aluminium itu menuai pro dan kontra di masyarakat.

Sebagian masyarakat menilai kotak suara berbahan kardus ini sangat rawan terjadinya kecurangan. Karena mudah dirobek, bahkan dinilai bisa dibuka tanpa meninggalkan bekas.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman meyakinkan bahwa kotak suara itu sudah melalui uji coba dan mampu menahan bobot tubuh manusia.

“Kotak suara mampu menahan tubuh saya,” ujar Arief dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan ke 2 (DPTHP-2) yang digelar di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (15/12).

Arief juga mengungkapkan bahwa kotak suara berbahan kardus itu sudah digunakan sejak pemilu 2014, Pilkada 2015, Pilkada 2017, dan Pilkada 2018.

Kotak suara ini telah memenuhi spesifikasi sesuai Peraturan KPU (PKPU) nomor 15 tahun 2018 tentang Norma, Standar, Prosedur Kebutuhan Pengadaan dan Pendistribusian Perlengkapan Penyelenggaraan Pemilihan Umum.

Keputusan KPU membuat kotak suara ‘kardus’ itu juga diambil setelah melalui Rapat Dengar Pendapat dengan DPR dan semua fraksi setuju dengan kotak suara ‘kardus’ itu.

Karton kedap air yang jadi bahan pembuatan kotak suara berbeda dengan kotak kardus mi instan ataupun yang serupa. Kotak itu disebut-sebut mampu menahan beban hingga 80 kg.

Penulis : Agus Yanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here