Mulai 1 Januari 2019, Pengajuan Dokumen Ekspor – Impor Wajib Online

0
160
Foto : beacukai.go.id

Jakarta, namalonews.com – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) akan mulai mengimplementasikan program Pertukaran Data Elektronik via Internet (PDE Internet) secara penuh di seluruh Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai pada 1 Januari 2019.

Direktur Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan bahwa otomasi sistem pelayanan merupakan hal yang tidak bisa lagi ditunda, apalagi di tengah perkembangan teknologi informasi yang bergerak dengan cepat dan revolusi industri 4.0 yang mengedepankan otomasi sistem dalam berbagai bidang kegiatan.

“Hal tersebut mendorong DJBC untuk melakukan peningkatan efisiensi dan efektivitas dalam memberikan layanan kepabeanan dan cukai kepada pengguna jasa,” kata Heru Pambudi di Jakarta, Senin (17/12/2018).

Dengan kebijakan itu maka para eksportir dan importir diharuskan memasukan atau submit dokumen ekspor-impor melalui modul Bea Cukai secara online.

“Jadi tidak lagi paralel seperti sekarang ada PDE internet dan PDE elektronik data interchange (EDI),” ujar Heru.

Ia menuturkan, pertukaran data melalui internet sebelumnya sudah dilakukan bertahap di 70 kantor pengawasan dan pelayanan Bea Cukai dalam dua tahun silam. Meski demikian, importir bisa memilih, apakah mau mengajukan PIB melalui sistem elektronik atau pertukaran data elektronik secara biasa melalui intrakoneksi di kantor Bea Cukai.

Di tahun depan, rencananya Bea Cukai akan diterapkan penuh di 13 kantor pelayanan lainnya. Tak hanya mengurus PIB, sistem PDE juga bisa diterapkan untuk mengurus Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), manifes, pemberitahuan tujuan kawasan berikat, pemberitahuan tujuan logistik berikat, dan dokumen ekspor impor lainnya.

“Dan tentu ini tanpa dipungut biaya sama sekali,” jelasnya.

Sampai sejauh ini, terdapat 73,33 persen pengguna jasa kepabeanan yang sudah memanfaatkan pertukaran data melalui internet. Ia berharap, sisanya bisa segera migrasi menggunakan sistem elektronik. Bagi pengguna jasa yang tidak mengakses secara online maka konsekuensinya tidak bisa mengakses modul pengisian data.

Meski masih ada waktu dua minggu hingga 1 Januari 2019, Bea Cukai meminta seluruh pelaku ekspor-impor segera terhubung dengan PDE internet.

“Pada satu minggu terakhir banyak perusahaan yang meliburkan kantornya sehingga kami harap sebelum liburan panjang semua pengguna jasa bisa bergabung dengan PDE internet,” kata dia.

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here