Diberlakukan di DKI : Pakai dan Sediakan Kantong Plastik Didenda Rp 25 Juta

0
115
Foto : Stuff.co.nz

Jakarta, namalonews.com – Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Isnawa Adji memastikan tahun 2019 nanti Pemprov DKI Jakarta akan memberlakukan peraturan (Pergub) tentang larangan penggunaan kantong plastik. Tak tanggung-tanggung sanksi dendanya berkisar antara Rp5 juta hingga Rp25 juta.

Dengan adanya sanksi dalam Pergub tersebut, peredaran kantong plastik di wilayah DKI Jakarta akan banyak berkurang, terutama setelah pemberlakuan pergub pada Januari 2019.

“Di masa transisi enam bulan ini kami akan terus mengedukasi. Kami belum keras ya, tetapi sudah mulai meminta upaya-upaya untuk tidak lagi menggunakan kresek,” kata Isnawa ketika melakukan operasi tukar kresek dengan kantong ramah lingkungan di Pasar Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa (18/12/2018).

Dengan adanya sanksi dalam pergub tersebut, kantong plastik akan banyak berkurang, terutama setelah pemberlakuan pergub pada Januari 2019.

Denda tersebut menurut Isnawa Adji akan berlaku baik bagi pengusaha yang masih memproduksi plastik, pengelola tempat perbelanjaan yang masih menyediakan kantong plastik, maupun pedagang di pasar yang masih menggunakan kantong plastik.

“Saat Pergub ditandatangani oleh Gubernur nanti, harapan kami di akhir Desember, maka di Januari kami sudah memulai dan kami akan meminta setiap ritel, setiap pasar, mal melaporkan kepada kami efisiensi dari tidak lagi menggunakan kantong kresek,” ucap Isnawa Adji.

“Kita nggak musuhin plastik, tapi kita harus bijak dalam penggunaan plastik seperti kresek-kresek itu. Bapak-Ibu nanti dapat menggunakan tas-tas yang ramah lingkungan dan bisa dipakai terus,” kata Isnawa.

Dalam operasi tukar kresek dengan kantong ramah lingkungan di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, petugas Dinas LH DKI berhasil mengumpulkan 87 kantong plastik dari pembeli.

Penulis : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here