PLN Percepat Perbaikan Infrastruktur Listrik yang Terdampak Tsunami di Selat Sunda

0
228
Foto : ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

Jakarta, namalonews.com – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyatakan terus berupaya melakukan percepatan perbaikan infrastruktur kelistrikan di daerah yang terdampak tsunami Selat Sunda.

Executive Vice President Corporate Communication & CSR PT PLN (Persero), I Made Suprateka‎ mengatakan, untuk mempercepat perbaikan infrastruktur kelistrikan, PLN menerjunkan 200 personel di Banten dan 40 personel di Lampung.

“PLN telah menerjunkan personel untuk memulihkan kelistrikan daerah terdampak bencana tsunami Selat Sunda,” kata I Made, di Jakarta, Rabu (26/12/2018).

Hingga saat ini, PLN telah berhasil menghidupkan kembali 238 gardu dari 248 gardu distribusi yang padam. Lalu, 10 gardu lainnya dinyalakan dengan genset PLN. Daerah tersebut di antaranya Pantai Panimbang, Tanjung Lesung hingga Sumur.

“PLN akan bekerja siang malam demi mempercepat proses perbaikan infrastruktur kelistrikan di daerah terdampak, Lampung maupun Pandeglang. Semoga dengan hadirnya listrik bisa memberikan sedikit cahaya bagi mereka yang terdampak tsunami,” ungkap I Made.

Selain itu upaya perbaikan 50 tiang transmisi juga terus dilakukan. Saat ini tambahan 43 genset sudah tiba di posko Tarogong untuk segera didistribusikan ke daerah-daerah yang sulit diakses.

Sejak Selasa (25/12/2018) kemarin, petugas gabungan PLN sedang mengupayakan pemulihan listrik di Kp. Kalicaah, Pandeglang yang masih belum teraliri listrik PLN. Namun saat ini pekerjaan belum dapat dilanjutkan karena kondisi ombak pasang disertai cuaca hujan deras.

Sementara di Lampung, khususnya Desa Way Mulih, Kalianda Lampung dari 22 gardu yang padam, 20 gardu diantaranya sudah berhasil dihidupkan kembali.

Akses jalan yang masih sulit hingga kini menjadi hambatan terbesar PLN untuk memulihkan listrik di daerah terdampak tsunami. Meski begitu PLN telah bekerja sama dengan pihak Pekerjaan Umum (PU) untuk pembersihan akses jalan yang akan dilewati.

Salah satu daerah yang terdampak cukup parah akibat tsunami serta minim bantuan yakni daerah Sumur Pandeglang Banten. Jalan menuju kecamatan tersebut sebelumnya sempat terputus karena akses jalan lama hancur terkena gelombang tsunami.

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) pun juga memberikan bantuan bagi masyarakat yang mengungsi. Bantuan tersebut berupa bahan makanan, makanan bayi, obat-obatan, peralatan ibadah, peralatan mandi, dan popok bayi. Mereka juga akan mendirikan tenda dapur umum di Posko Labuan dan di Kecamatan Sumur.

Penulis : Muhammad Izzul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here