Setelah Letusan Berkali-kali Tinggi Gunung Anak Krakatau Menyusut

0
94
Foto : BolaSport.com

Jakarta, namalonews.com – Selama beberapa pekan lalu, Gunung Anak Krakatau (GAK) meletus berkali-kali. Akibatnya tinggi gunung juga menurun. Berdasarkan analisis visual, Anak Krakatau yang semula tingginya 338 meter, kini terkikis menjadi 110 meter.

Volume Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda Banten mengalami penyusutan antara 150 sampai 180 juta meter kubik akibat erupsi dan kegempaan vulkanik

Menurut Kepala Sub Bidang Mitigasi Gerakan Tanah (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agus Solihin, Minggu (30/12/2018), penyusutan volume itu sampai 60 persen atau dua per tiga dari volume awal.

Sejak Kamis (27/12) lalu, tercatat ada 14 kali letusan per menit. Sehari kemudian GAK tercatat mengeluarkan sembilan letusan per menit.

GAK mengeluarkan letusan dengan tinggi asap maksimum 200-300 meter di atas puncak kawah. Sedangkan abu vulkanik bergerak ke arah timur-timur laut.

Namun pada Jumat pukul 14.00 WIB, GAK berhenti meletus. Tetapi akibat erupsi Surtseyan serta erosi yang terjadi pada 24 hingga 27 Desember, volume bentuk GAK mengalami perubahan.

Saat ini Gunung Anak Krakatau menjadi lebih rendah dibandingkan Pulau Sertung. Menurut Agus, tinggi Pulau Sertung hingga kini mencapai 182 meter, sehingga Anak Krakatau lebih rendah menjadi 110 meter.

Agus menambahkan status Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda Banten hingga kini masih dalam status Siaga level III. Sementara itu beberapa hari terakhir ini aktvitas kegempaan mengalami penurunan.

Penulis : Gus Anto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here